Suara.com - Malaysia merupakan salah satu negara di Asia Tenggara yang juga terdampak virus Corona Covid-19 hingga harus melakukan lockdown.
Raja Malaysia, Yang di-Pertuan Agong Al-Sultan Abdullah Al Mustafa Billah Shah Ibni Almarhum Sultan Haji Ahmad Shah Al-Musta’in Billah menyerukan kepada umat Islam untuk sholat hajat khusus demi menolak wabah COVID-19.
Permohonan raja tersebut disampaikan oleh Menteri Hal Ehwal Agama Kantor Perdana Menteri Malaysia, Datuk Dr Zulkifli Mohamad Al-Bakri di Putrajaya, Selasa (24/3/2020).
"Saya mengharapkan kerja sama semua pihak untuk menyahut titah Yang Dipertuan Agong dengan melaksanakan sholat hajat di rumah dan tempat masing-masing dengan mematuhi segala aturan yang ditetapkan oleh pemerintah Malaysia," katanya, dilansir Antara.
Zulkifli mengatakan sholat hajat tersebut bisa dilakukan pada waktu siang dan malam kecuali waktu-waktu yang diharamkan sholat.
Sholat yang diharamkan tersebut adalah sesudah sholat subuh hingga terbit matahari kecuali bagi mereka yang berada di Tanah Haram.
"Setelah terbit matahari hingga kadar tujuh hasta pandangan mata, ketika matahari tegak di atas kepala kecuali Hari Jumat, sesudah ashar kecuali di Tanah Haram dan ketika matahari kemerahan di waktu senja hingga terbenam seluruh bulatannya kecuali di Tanah Haram," katanya.
Dia juga menyerukan agar memperbanyak istighfar, taubat, zikrillah dan amalan ketaatan serta munajat yang tidak putus-putusnya kepada Allah SWT. [ANTARA]
Baca Juga: Malaysia Tak Percaya Rapid Test Bisa Deteksi Virus Corona
Berita Terkait
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Terkait Reformasi Polri, Boni Hargens Apresiasi Komitmen Kapolri Listyo Sigit
-
Banyak Kasus Terlambat Ditangani, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini Kanker Paru
-
Terbongkar! WNA China Sulap Apartemen Jakarta Jadi Pabrik Vape Narkoba Etomidate
-
Alih Fungsi Kali Ciputat dan Kelalaian Proyek Jadi Biang Kerok Banjir di Taman Mangu Indah?
-
Hakim Militer Minta Ahli Kimia Uji Campuran Air Keras dalam Kasus Andrie Yunus
-
Ade Armando Pamit dari PSI: Tameng untuk Jokowi atau Sekadar Strategi 'Cuci Tangan' Politik?
-
Siasat Licin Teroris JAD di Sulteng: Jualan Buah di Siang Hari, Sebar Propaganda ISIS di Medsos
-
Waka DPR Soroti Darurat Kekerasan Seksual di Pendidikan: Harus Ada Efek Jera dan Sanksi Berat!
-
Kata Pengamat Soal Rupiah Melemah: Jangan Panik, Tak Bakal Ganggu Daya Beli
-
Kemensos Siapkan Skema Transisi Dapur Mandiri Siswa Sekolah Rakyat