Suara.com - Sejarawan dan budayawan JJ Rizal mengapresiasi langkah berani Pemerintah Kota Tegal yang mengambil tindakan lockdown atau mengunci wilayah di tengah pandemi virus corona.
JJ menyebut sejak dahulu kala Kota Tegal memang selalu memimpin pergerakan seperti saat revolusi besar-besaran di pesisir utara Jawa pada akhir tahun 1945 atau yang dikenal sebagai Peristiwa Tiga Daerah.
"Tegal selalu memimpin, dulu di dalam sejarah masa revolusi terkenal "peristiwa tiga daerah" dan tokohnya dari Tegal dengan caranya sendiri merespons revolusi, lalu diikuti Brebes, Tegal, Pemalang, Karesidenan Pekalongan," tulis JJ Rizal, seperti dikutip Suara.com, Jumat (27/3/2020).
Dua bulan pascaproklamasi kemerdekaan, rakyat di tiga wilayah Karesidenan Pekalongan yang mencakup Kabupaten Brebes, Tegal dan Pemalang meluapkan kekecewaannya terhadap sistem birokrasi yang dirombak total dan didominasi oleh elite Islam, Sosialis dan Komunis.
Sakhyani atau Kutil, seorang preman desa dari Tegal menjadi pemimpin pergerakan tersebut.
Ia menebar hasutan kepada rakyat untuk tidak memeryai elite birokrat yang baru beserta aparat berwajib bekas pemerintahan Jepang.
Akibat hasutan Kutil, berbagai motif dilancarkan massa untuk mencopot para elite. Bahkan, massa tak sekadar membuat malu mereka di depan umum namun juga menghabisi nyawanya.
Peristiwa Tiga Daerah itu kemudian dikenal sebagai pergerakan rakyat untuk merebut otonomi penuh di Karesidenan Pekalongan.
Untuk diketahui, Wali Kota Tegal Dedy Yon Supriyono mengklaim, pihaknya perlu mengambil langkah serius setelah melaporkan kasus pertama virus corona.
"Mulai besok saya nyatakan Kota Tegal darurat dan harus mendapat penanganan serius. Untuk itu, besok kita akan berencana Kota Tegal ini full untuk lockdown," ungkap Dedy saat konferensi pers di Pendapa Balai Kota, Rabu (25/3)
Dedy mengatakan selama penerapan lockdown, seluruh perbatasan Kota Tegal akan ditutup menggunakan MBC beton khususnya di jalur akses keluar masuk.
"Jadi seluruh perbatasan, kita rencananya tutup. Kita menutupnya tidak lagi memakai water barrier tapi MBC beton nanti di pagar pintu-pintu masuk," tambahnya.
Ia beralasan, MBC beton menjadi pembatas yang kokoh karena memiliki berat lebih dari dua ton sehingga tidak mudah dipindahkan warga, beda dengan water barrier.
Sementara untuk pemberlakuan kebijakan lockdown akan berlangsung selama 4 bulan ke depan, terhitung sejak 30 Maret sampai 31 Juli.
Lebih lanjut, Dedy menyebutkan pihaknya juga bekerja sama dengan aparat TNI untuk melakukan penyemprotan disinfektan di tempat umum seperti alun-alun dan pasar.
"Ini diharapkan, masyarakat bisa memahami karena keadaan. Kita butuh kekompakan warga agar kita semua bisa terhindar dari bahaya Covid-19," kata Dedy, memungkasi.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- 5 Pilihan HP Samsung RAM 12 GB Agustus 2026, Performa Ngebut Anti Lag
- Warga Teror Pekerja Stadion Sudiang, Pembangunan Tribun Selatan Terpaksa Ditinggalkan
Pilihan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
Terkini
-
Viral Pria Denmark Boyong Keluarga Besar Bawa Hantaran Lamaran Gadis Selomerto Wonosobo
-
Syarat dan Ketentuan Program Konversi Cicilan Kartu Kredit BRI via BRImo
-
Mau Terlihat Lebih Muda? Ini 5 Pilihan Warna Lipstik yang Bisa Dicoba
-
Bobby Nasution Ingin Olahraga Sumut Jadi Industri Berdaya Saing
-
Apa Itu Mesh Cushion? Ini 3 Rekomendasinya yang Paling Tahan Lama
-
Perkuat Hilirisasi Sawit, Kemenkop Dorong Koperasi dan LPDB Buka Akses Pembiayaan
-
Bobby Nasution Terima Penghargaan, Sumut Terbaik I Implementasi Program 3 Juta Rumah
-
Gaji PNS Terlambat Buntut Perang dan Krisis Minyak di Irak
-
10 Rekomendasi Lagu Backsound TikTok Tema Pramuka yang Membakar Semangat
-
Jelang HUT ke-81 RI, 81 Pesawat hingga Rafale Bakal Hiasi Langit Istana Merdeka