Suara.com - Dokter Tirta Mandira Hudhi atau dr. Tirta membagikan unggahan menggelitik lewat akun Twitter pribadinya.
Beda dari sebelumnya yang kerap mengunggah cuitan soal penanggulangan virus corona atau Covid-19, kali ini Dokter Tirta justru memamerkan dokumentasi pribadinya.
Dokumentasi tersebut tak lain foto lawas Dokter Tirta ketika memakai seragam jas putih khas dokter, beda dari gaya biasanya yang nyentrik dan kasual.
Namun dalam foto tersebut, terlihat leher laki-laki yang juga dikenal sebagai influencer tersebut sedang digips. Salah satu lengannya juga tampak diperban.
Lewat narasinya, Dokter Tirta menceritakan foto tersebut diabadikan pada 2017, ketika dirinya bertugas di Puskesmas Turi, Sleman, Yogyakarta.
Ia mengaku saat itu baru saja mengalami kecelakaan ditabrak truk ketika pulang dari Puskesmas. Akibat insiden itu, Dokter Tirta mengalami luka di bagian tubuhnya.
"Circa 2017 - PKM Turi, Sleman. Ceritanya pulang jaga, ditabrak truk. Masih Selamat," tulis Dokter Tirta seperti dikutip Suara.com, Senin (4/1/2020).
Konta saja, foto itu menuai perhatian warganet yang jutru memberikan sentilan kepada Dokter Tirta seperti akun @JustStira berikut ini.
"Dok nyawa lu berapa sih? Wkw," sindirnya.
Baca Juga: Siswi STM Diperkosa Beramai-ramai oleh 7 Kakak Kelas di Ruang Sekolah
Warganet lainnya pun tak kalah memberikan komentar kocak.
"Ini adalah fase transformasi ketika dokter tirta berubah menjadi joker yang tersakiti," tulis @KsmFajar.
Adapun akun @thy_edwars berkomentar, "Nyawanya ada 9 ya dok, jadi selamat deh. Syukurlah, masih bisa hidup sampai sekarang dan berjuang untuk corona. Good luck dok".
Sejak dibagikan, unggahan Dokter Tirta telah mendapat 173 retweets dan 3. 1 ribu likes.
Dokter Tirta Dirawat di Rumah Sakit Berstatus PDP Virus Corona
Dokter Tirta terpaksa mengisolasi dirinya ke Kartika Pulomas Hospital, Jakata Timur, Sabtu (28/3) malam. dr Tirta dirawat dengan status Pasien Dalam Pengawasan (PDP) virus corona (Covid-19).
Berita Terkait
-
Alasan Hengky Kurniawan Persilakan Rumahnya Jadi Tempat Singgah Tim Medis
-
Hasil Tes Swab Koleganya di PBSI Negatif Covid-19, Richard Mainaky Lega
-
WFH PNS Depok Diperpanjang Sampai 21 April, Tapi Masih Ada yang ke Kantor
-
Daftar 6 Mal di Depok yang Tutup 2 Pekan karena Virus Corona
-
Sediakan Rumah Buat Tim Medis, Hengky Kurniawan Tunggu Respons Pemprov DKI
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- Peluang Baru Terbuka, Kehidupan 4 Shio Ini Diprediksi Semakin Membaik Mulai 10 Juni 2026
Pilihan
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
-
'Kalau Semua Diam, Siapa yang Akan Bicara?' Alasan Zaskia Adya Mecca Dukung Aksi Mahasiswa
-
Silakan Tabrak Kami! Polisi Tantang Massa Mahasiswa UI yang Nekat ke Bundaran HI
Terkini
-
Hari Pertama BTN JAKIM 2026 Meriah, Ribuan Pelari Padati Kawasan GBK
-
Di Balik Narasi 'BBM Non-Subsidi': Mengapa Rakyat Kecil Tetap Tercekik Kenaikan Harga Pertamax?
-
Sidang Blueray Cargo, Jaksa KPK Ungkap Dugaan Aliran Rp21 Miliar ke Djaka Budi Utama
-
Imbau Daerah Gelar Nobar Piala Dunia 2026, Mendagri Optimistis Bakal Gerakkan Perekonomian
-
'Tak Ada Penangkapan!' Kapolres Jaksel Bantah Tudingan Represif di Aksi Mahasiswa GMNI Pancoran
-
Gangguan Akses CCTV Publik Saat Aksi Unjuk Rasa di Sudirman Bukan dari Sistem Pemprov DKI
-
Massa di Sudirman Bubar: Mahasiswa Mundur Pertama, Disusul Kelompok 'Baju Hitam'
-
Mahasiswa Sudah Pergi, Siapa Massa Berbaju Hitam yang Masih Bertahan di Sudirman?
-
Mendagri Tito Dorong DKPP Tingkatkan Integritas Penyelenggara Pemilu
-
KPK Selidiki Dugaan Perintangan Penyidikan Kasus Bea Cukai, Pendiri IAW Diperiksa