Suara.com - Petugas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Banjarbaru menemukan sekelompok remaja yang sedang berkumpul di tengah situasi pandemi virus Corona (COVID-19).
Bahkan, petugas menangkap basah sepasang remaja sedang telanjang bulat di di sebuah indekos di daerah Kelurahan Sungai Besar, Banjarbaru, Rabu (1/4/2020) siang.
Kasat Pol PP Banjarbaru, Marhain Rahman melalui PPNS Seksi Opsdal, Yanto Hidayat menduga pasangan mesum berinisial AB (19) dan AF baru selesai berhubungan badan di salah kamar kos yang disantroni petugas.
“Dugaan kami kedua remaja ini baru saja melakukan hubungan badan,” kata Yanto seperti dilansir Kanalkalimantan.com--jaringan Suara.com.
Yanto mengungkapkan, bahwa tindakan asusila yang dilakukan kedua remaja tersebut, hampir mendapatkan amukan dari masyarakat sekitar. Beruntungnya, Ketua RT setempat melaporkan kejadian ini terlebih dahulu.
Atas perbuatannya, kedua remaja yang diduga melakukan hubungan badan ini digiring ke Mako Satpol PP Kota Banjarbaru. Dalam hal ini, status wanita yang terjaring razia itu adalah pelajar di salah satu SMK di Martapura dan laki-lakinya sudah lulus sekolah.
Dijelaskan Yanto, bahwa selain mengamankan kedua remaja tersebut, pihaknya juga mengamankan empat remaja lainnya yakni MR (19), SA (17), MN (17) dan FT (17). Mereka kedapatan sedang berkumpul di dalam satu kamar.
"Namun, beda dengan pasangan sebelumnya yang kedapatan sedang dalam telanjang bulat. Mereka mengaku sedang mengerjakan tugas sekolah dan saat kami cek memang benar masih berstatus pelajar SMA,”, pungkas Yanto.
Dalam hal ini, dua remaja yang diciduk sedang tanpa busana, yakni AB dan AF dilakukan pedataan dan diminta pihak keluarga untuk hadir.
Baca Juga: Bermodal Jas Hujan, Nyali Besar Penggali Kubur Jenazah Corona Hadapi Maut
Selain itu, petugas Satpol PP Kota juga memanggil pemilik indekos untuk menindaklanjuti temuan kasus pasangan mesum tersebut.
Tag
Berita Terkait
-
Soal PSBB, Pemerintah Diminta Tak Ingkar Janji Penuhi Kebutuhan Pokok Warga
-
Dampak Work From Home, Kualitas Udara di Jakarta Membaik
-
Ribuan Warga Depok Rawan Terinfeksi Virus Corona, Status ODP dan PDP
-
Update Rapid Test di Jawa Barat, 409 Orang Positif Corona
-
Beli Kerupuk ala Physical Distancing, Cara Nenek Ini Mantap Banget
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan