Umat islam diwajibkan mandi besar setelah melakukan junub atau sesudah masa haid dan nifas. Sunnahnya, mandi besar dilakukan sebelum terbit fajar saat bulan Ramadan.
Hal ini dimaksudkan agar bisa menunaikan ibadah puasa sekaligus menghindari kekhawatiran air masuk ke anggota tubuh seperti mulut, telinga dan anus, sehingga membatalkan puasa.
Meski begitu, bila tidak bersedia mandi besar dalam waktu tersebut, umat muslim dianjurkan mencuci anggota tubuh yang dimaksud dan membaca niat mandi besar.
5. Menghindari perkataan kotor
Amalan sunnah lainnya yakni menjaga lisan saat bulan Ramadan. Pasalnya, segala perkataan kotor ataupun bohong bisa menggugurkan pahala puasa seseorang.
6. Menahan diri dari godaan
Puasa atau saum memiliki arti menahan diri dari makan dan minum serta segala perbuatan yang membatalkan, mulai terbit fajar hingga terbenam matahari sesuai syarat tertentu.
Maka dari itu, selama berpuasa di bulan Ramadan umat muslim dianjurkan untuk menahan diri dari segala godaan hawa nafsu.
7. Memperbanyak sedekah
Baca Juga: Sibuk di Dunia Musik, Glenn Fredly Juga Aktif Jadi Pengurus Gereja
Amalan sunnah lainnya yang tidak boleh dilewatkan yakni memperbanyak sedekah. Utamanya dengan memberikan hidangan berbuka puasa (ifthar) kepada orang yang berpuasa.
Rasulullah bersabda: "Siapa saja yang memberi makanan berbuka kepada seorang yang berpuasa, maka dicatat baginya pahala seperti orang puasa itu, tanpa mengurangi sedikit pun pahala orang tersebut (HR. Ahmad)".
8. I'tikaf di Masjid
Memperbanyak i'tikaf di masjid menjadi amalan sunnah saat Ramadan. I'tikaf sebaiknya dilakukan sebulan penuh atau minimal 10 hari terakhir di bukan Ramadan.
9. Mengkhatamkan Al-Quran
Memperbanyak membaca dan mengkhatamkan Al-Quran menjadi amalan yang dianjurkan kepada umat muslim saat bulan Ramadan. Minimal kegiatan tersebut dilakukan sekali selama bulan suci.
Ulama-ulama terdahulu rajin mengkhatamkan Al-Quran saat bulan Ramadhan, seperti Imam al-Syafi'i yang khatam hingga 60 kali.
10. Istiqamah menjalankan amalan sunnah
Setelah mengetahui apa saja amalan-amalan saat Ramadan, umat muslim diharapkan bisa istiqamah menjalaninya. Selain itu, dapat melanjutkan amalan-amalan tersebut di bulan-bulan berikutnya.
(Ustadz M. Tatam Wijaya)
Berita Terkait
-
Ingat! Kemenag Tiadakan Bukber, Tarawih hingga Nuzulul Quran Saat Ramadan
-
Kemenag Keluarkan Pedoman Ibadah Ramadan Saat Pandemi Corona
-
Ambil Hikmah Pandemi Covid-19 Jelang Ramadan, Fajar Ingin Puasa Full
-
Tata Cara Mengganti Puasa Ramadan atau Qadha
-
Jelang Ramadan, LPDB Salurkan Pinjaman Rp 50 Miliar ke Kospin Jaya
Terpopuler
- Pompa Air Paling Bagus dan Awet Merk Apa? Ini 4 Pilihan Terbaik Versi Review Pengguna
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
- 5 HP Murah Terbaru Penyimpanan Lega Juni 2026: Memori 256 GB, Baterai 8.100 mAh
- Viva Sunscreen Foundation SPF Berapa? Banyak Dapat Review Positif dari Pengguna
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Washington D.C. Kalah, Jakarta Masuk Peringkat 53 Kota Terbaik Dunia
-
Gaya Dasco Hadapi Aksi Mahasiswa Dipuji, Peneliti: Dobrak Eksklusivitas Senayan
-
Polisi Tangkap 4 Terduga Pelaku Terkait Tewasnya Dua Pria di Saluran Air Bekasi
-
Rano Karno Ajak Generasi Muda Rawat Sejarah dan Hidupkan Nilai Kebudayaan Bangsa
-
Rano Karno: Indonesia Saat Ini Butuh Keberanian Bung Karno
-
Kecelakaan Beruntun di Tol Becakayu, Toyota Altis Diduga Hilang Kendali dan Tabrak Dua Mobil
-
Megawati Hadiri Bung Karno Festival 2026, Duduk Berdampingan dengan Pramono Anung
-
Sudinhub Jaktim Minta Maaf atas Kegaduhan Penertiban Motor Ojol di Jatinegara
-
Ketika Ketahanan Pangan Dibangun Lewat Pelabuhan, Kawasan Industri, dan Petani
-
Aktivis 98 Kritik Kondisi Ekonomi hingga Ruang Demokrasi, Sebut Reformasi Belum Tuntas