Suara.com - Agus, lelaki berusia 41 tahun, yang baru bebas dari penjara dua bulan lalu, harus kembali merasakan pengapnya bui. Agus kembali nekat melakukan 'hobi' lamanya yakni mencuri.
Kepolisian Sektor Lima Puluh Kota, Pekanbaru, Riau, menangkap Agus (41) dalam kasus pencurian sepeda motor di parkiran komplek pertokoan Jalan Jenderal Sudirman.
Kapolsek Lima Puluh Kompol Sanny Handityo di Pekanbaru, Selasa (14/4/2020),mengatakan polisi turut menyita barang bukti sepeda motor hasil curian berikut kunci T yang digunakan untuk menjalankan aksinya.
"Dia ini berstatus residivis yang baru saja bebas dari penjara dua bulan lalu, tapi sudah beraksi lagi dengan melakukan pencurian motor lagi," katanya.
Uniknya, tersangka nekat melakukan aksi kotornya itu setelah tertipu temannya sendiri.
Sang teman memberi informasi kepada Agus, bahwa polisi kekinian sibuk membantu pemerintah menangani wabah virus corona covid-19.
Karenanya, tersangka tergoda untuk mengais peruntungan dengan mencuri motor lagi.
"Dia ini setelah dapat kabar itu membuat kunci T yang digunakan untuk melancarkan aksinya," lanjut Sanny.
Akan tetapi, ternyata informasi itu justru membuat Agus harus kembali tertangkap untuk kedua kalinya dan merasakan dinginnya lantai semen balik jeruji besi.
Sanny menegaskan, tidak ada kesempatan untuk para penjahat melakukan aksi kejahatannya, meskipun petugas tengah sibuk-sibuknya melakukan upaya pencegahan virus Corona yang tengah merebak saat ini di Tanah Air.
Berita Terkait
-
372 WNI di Luar Negeri Positif Corona, 15 Orang Meninggal Dunia
-
Ada Wabah Corona, Terapis Pijat Seksi di Surabaya Masih Beroperasi
-
Nekat Mudik ke Jepara saat Wabah Corona, Perantau Ngaku Demi Minta Cerai
-
Dokter Andy Sebut Virus Corona Covid-19 Bisa Tersebar Lewat Kentut
-
Viral Pengendara Motor Berlapis Plastik, Warganet: Demi Lawan Corona!
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
-
Lolos Blokade AS! Kapal Tanker Iran Rp 3,8 T Menuju Riau, Kemlu RI: Tak Langgar Hukum
Terkini
-
Misteri Hilangnya Pebisnis Berakhir Horor, Polisi Temukan Jasad dalam Perut Buaya Raksasa
-
Singapura Wacanakan Hukuman Cambuk untuk Siswa Pelaku Perundungan, Tuai Pro dan Kontra
-
KPK: ASN Cilacap Sampai Harus Ngutang demi Setor Uang Rp10 Juta ke Bupati Syamsul Auliya
-
Ekonomi Dunia Terancam 'Kiamat', Donald Trump Mulai Keder Hadapi Ketangguhan Iran di Selat Hormuz
-
Sidang Perdana Korupsi Bea Cukai: Bos Blueray Cargo John Field Hadapi Pembacaan Dakwaan
-
Mendagri: Program Tiga Juta Rumah Wujud Kepedulian Presiden kepada "Rakyat Kecil"
-
Mendagri: Program 3 Juta Rumah Percepat Akses Hunian Layak bagi Masyarakat Kurang Mampu
-
Polisi Buru Kiai Ashari! Tersangka Cabul Santri Ponpes Pati Bakal Dijemput Paksa Jika Mangkir
-
Sedia Payung dan Jas, BMKG Ingatkan Jakarta Potensi Hujan Sore Ini!
-
'Takut Diamuk Massa': Alasan Klasik di Balik Tabrak Lari, Mengapa Jalanan Kita Begitu Beringas?