Suara.com - Ustaz Yusuf Mansur tertegun dengan potret petugas medis yang membaca Alquran meski dalam kondisi darurat di tengah perjuangannya melawan virus corona.
Hal itu diungkapkan oleh Ustaz Yusuf Mansur melalui unggahan di akun Instagram pribadinya @yusufmansurnew belum lama ini.
Dalam unggahan tersebut, ia membagikan kolase foto petugas medis yang memakai baju hazmat tengah membaca Alquran di dalam ruang perawatan rumah sakit dan di luar ruangan.
Melalui narasinya, Ustaz Yusuf Mansur mengaku amal perbuatannya kalah dengan ibadah yang dilakukan oleh para petugas medis tersebut.
"Kesalehan saya dan amal saya, ga akan menyamai beliau-beliau ini," kata Ustaz Yusuf Mansur, seperti dikutip Suara.com, Selasa (21/4/2020).
Ia lalu menyinggung soal keistimewaan kitab suci Alquran yang menjadi obat penenang jiwa bagi umat Islam.
"Dan sungguh Al-Quran itu obat dan penenang jiwa. Ga bisa jauh. Kudu dekat," sambungnya.
Sementara dalam akhir cuitannya, pengasuh Pondok Pesantren Daarul Qur'an tersebut mengaku potret petugas medis membaca Alquran saat bertugas telah mengispirasinya untuk meningkatkan ibadah.
"Foto ini, makasih buat yang moto dan nyebar, bikin saya jug amakin semangat megang Qur'an. Baca, ngafalin, dan melajarin tadabburnya. Met AYM4Surah," kata Ustaz Yusuf Mansur, memungkasi.
Baca Juga: Sepatu Berharga Bepe Terlelang Rp 18,6 Juta
Kontan saja, unggahan Ustaz Yusuf Mansur menuai perhatian waganet. Banyak dari mereka yang terkesan dengan aksi petugas medis yang tak melalaikan ibadah saat bertugas.
"Subhanallah semoga pejuangan kesehatan selalu dalam lindungan Allah," kata @makilah.ardem,
"Ya allah..bukakanlah pintu-pintu surga untuk mereka para pejuang Covid-19," tulis @rochidinrocky.
Sejak dibagikan, unggahan Ustaz Yusuf Mansur telah mendapat lebih dari 28 ribu likes.
Berita Terkait
-
Lansia di Bukittinggi Pingsan Tiba-tiba, Dievakuasi Petugas Berpakaian APD
-
Kemenkes: APD yang Tak Sesuai Standar Masih Bisa Digunakan
-
CEK FAKTA: Benarkah Ariel Noah Jadi Relawan Medis Tangani Pasien Corona?
-
Kisah Tenaga Medis selama Pandemi: Ditampar Pasien hingga Jenazah Ditolak
-
Ditanya Dukung Anies Maju Pilpres, Respons Ustaz Yusuf Mansur Diserbu
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Nadiem Makarim Tantang Audit BPKP di Sidang Banding, Minta Hakim Periksa Ulang Bukti
-
Prabowo dan PM Thailand Sepakati Kemitraan Strategis Baru, Fokus Pangan hingga Energi
-
Jangan Korbankan Nyawa Demi Target! BGN Didesak Usut Tuntas Keracunan Massal MBG di Semarang
-
Trauma Kolektif: Pagar Tinggi Mal Ingatkan Warga pada Kerusuhan Agustus
-
Kasus Bayi Dijual Rp20 Juta Belum Tuntas, Polisi Didesak Usut Sosok Pemberi Uang
-
Dipukul Balok Kayu, Wanita di Palembang Gagalkan Aksi Begal hingga Pelaku Ditangkap
-
Dua Kata Tijjani Reijnders Usai Timnas Indonesia Dibantai Vietnam 0-3
-
Ingin Rumah Terasa Lebih Elegan? Tren Interior Kini Mengandalkan Permainan Cahaya dari Keramik
-
Haykal Ungkap Hal yang Bikin Tak Nyaman di Palembang, Pengemis hingga Sungai Jadi Sorotan
-
Kreativitas Generasi Muda Indonesia Berbuah Manis, Ribuan Pelajar Sukses Bangun Bisnis