Suara.com - Suasana sepi terlihat di Masjid Al-Aqsa, Yerusalem, Palestina pada hari pertama puasa Ramadan 1441 H, Jumat (24/4/2020).
Masjid ketiga yang disakralkan oleh umat Islam itu kini sepi dari jamaah. Hanya segelintir Muslim yang menjalani salat Jumat.
Mereka melaksanakan salat Jumat dengan menggunakan masker dan menjalani aturan social distancing.
Biasanya, puluhan ribu umat Islam akan datang untuk menunaikan salat Jumat dan salat tarawih di Masjid Al-Aqsa pada bulan Ramadhan.
Namun, untuk pertama kalinya dalam sejarah modern, komplek Masjid Al-Aqsa ditutup sementara untuk jamaah, karena pandemi virus Corona Covid-19.
Keputusan itu terpaksa dibuat Dewan Wakaf Islam Yerusalem demi mencegah penyebaran virus yang pertama kali muncul di Wuhan, China tersebut.
Sepinya aktivitas di Masjid Al-Aqsa di hari pertama Ramadan membuat warga sedih dan mencurahkan kesedihannya lewat media sosial.
Salah satunya warganet dengan akun @MiralAli03 yang merasa terpukul dengan tidak bisa menjalankan Ramadan di Masjid Al-Aqsa.
"Saya sudah menunggu datangnya Ramadan, lalu saya mungkin mendapat izin dan pergi ke Yerusalem dan berdoa di Al-Aqsa," tulisnya diakhiri dengan simbol patah hati.
Baca Juga: Kenangan Shesar: Sarapan Pagi dan Lupa sedang Puasa, Batalkah Puasanya?
"Ramadan Kareem (semoga dilimpahi kebaikan di bulan Ramadan—red) semuanya. Pandemi ini akan segera berakhir dan kita akan dipersatukan lagi dengan orang-orang yang kita cintai," pungkasnya.
Berita Terkait
-
Kenangan Shesar: Sarapan Pagi dan Lupa sedang Puasa, Batalkah Puasanya?
-
Ramadan di Tengah Corona, Masjid di Bantul Tiadakan Tadarus Hingga Itikaf
-
Lawan Pandemi di Tengah Ramadan, PM Malaysia: Ini Jihad dan Pengorbanan
-
Apakah Masturbasi Membatalkan Puasa? Ini Hukum Masturbasi saat Bulan Puasa
-
Bau Mulut Saat Puasa, Ahli Ungkap Penyebabnya
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Gaya Jokowi Berbaju PSI, Mulai Blusukan Tiga Hari di Lampung
-
OTW Lampung Pakai Outfit 'Gajah', PSI Tegaskan Jokowi Tak Lagi di Partai Lama
-
Jakarta Luncurkan Website HUT ke-500, Warga Bisa Daftar Jadi Mitra Perayaan
-
Dugaan Aliran Uang ke BEM UBK Bentuk Represi Halus terhadap Mahasiswa
-
Demonstrasi Bayaran Rusak Demokrasi, Dalangnya Harus Ditindak
-
Kantor BGN dan DPR RI Dijaga Ketat, 1.287 Personel Amankan Aksi Unjuk Rasa di Jakpus
-
Jenguk YTR di RSHS, KSP Dudung Langsung Hubungi Dirut BPJS Soal Biaya Perawatan
-
Koalisi Sipil Kritik Draf RUU HAM, Sebut Ada Pasal Karet hingga Ancam Independensi Komnas HAM
-
3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan
-
Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km