Suara.com - Walikota Pekanbaru, Firdaus diminta segera memecat Mas Irba Sulaiman sebagai Kabag Humas Pemerintah Kota Pekanbaru. Hal tersebut tercetus dalam rapat paripurna antara DPRD Pekanbaru dengan Wakil Walikota Pekanbaru Ayat Cahyadi di gedung DPRD Pekanbaru.
Bermula dari Wakil Ketua DPRD Pekanbaru, Nofrizal, yang memotong rapat tentang pembahasan anggaran Covid-19. Nofrizal mengatakan dirinya mendapatkan capture status Mas Irba.
Suasana rapat yang semula memang sudah panas bertambah panas karena anggota DPRD Pekanbaru lainnya juga mendesak pemecatan kepada Mas Irba karena dianggap melecehkan Institusi DPRD.
"Saya minta ganti Kabag Humas nya hari ini juga, seorang Kabag Humas buat status seperti ini. Saya ini ketua partai. Tidak layak dia bicara seperti ini. Inilah yang buat rusak hubungan DPRD dan Pemko Pekanbaru," jelas Nofrizal ditulis Minggu (3/5/2020).
Di depan Ayat Cahyadi, Nofrizal bahkan tegas menyebutkan bahwa salah satu ketidakberesan tim gugus tugas Covid-19 Pekanbaru dikarenakan adanya pembisik yang mengadu domba DPRD dan Pemko.
"Karena dia kita disini saling curiga mencurigai," tegasnya.
Ketua DPRD Pekanbaru, Hamdani menambahkan pernyataan Irba sangat melecehkan Institusi DPRD Pekanbaru sehingga dirinya akan menyiapkan surat rekomendasi pemecatan hari ini juga.
"Statusnya ini sudah saya kirim ke Sekda, nanti saya kirim lagi ke pak wali," tutupnya.
Dalam status di Facebooknya tersebut, Mas Irba Sulaiman menuliskan "Ketua dan Wakil Ketuanya mendukung PSBB kok anggotanya malah menolak.... Tidak mengerti, dungu, beleng2 atau masih cari panggung yaa"
Baca Juga: Elon Musk: Kepanikan Akibat Virus Corona Adalah Dungu!
Berita ini sebelumnya dimuat Riauonline.co.id jaringan Suara.com dengan judul "Humas Pemko Pekanbaru Sebut DPRD Dungu, DPRD : Pecat Sekarang Juga !!"
Berita Terkait
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Nadiem Makarim Tantang Audit BPKP di Sidang Banding, Minta Hakim Periksa Ulang Bukti
-
Prabowo dan PM Thailand Sepakati Kemitraan Strategis Baru, Fokus Pangan hingga Energi
-
Jangan Korbankan Nyawa Demi Target! BGN Didesak Usut Tuntas Keracunan Massal MBG di Semarang
-
Trauma Kolektif: Pagar Tinggi Mal Ingatkan Warga pada Kerusuhan Agustus
-
Kasus Bayi Dijual Rp20 Juta Belum Tuntas, Polisi Didesak Usut Sosok Pemberi Uang
-
Dipukul Balok Kayu, Wanita di Palembang Gagalkan Aksi Begal hingga Pelaku Ditangkap
-
Dua Kata Tijjani Reijnders Usai Timnas Indonesia Dibantai Vietnam 0-3
-
Ingin Rumah Terasa Lebih Elegan? Tren Interior Kini Mengandalkan Permainan Cahaya dari Keramik
-
Haykal Ungkap Hal yang Bikin Tak Nyaman di Palembang, Pengemis hingga Sungai Jadi Sorotan
-
Kreativitas Generasi Muda Indonesia Berbuah Manis, Ribuan Pelajar Sukses Bangun Bisnis