Suara.com - Presiden Donald Trump mengatakan Amerika Serikat akan memiliki vaksin Covid-19 sebelum tahun baru 2021.
"Kami sangat yakin bahwa kami akan memiliki vaksin pada akhir tahun ... dan kami berusaha sangat keras," kata Trump, Minggu (3/5/2020).
Menurut para ahli, vaksin bisa memakan waktu 12 hingga 18 bulan untuk dikembangkan.
"Sekarang, para dokter akan berkata, 'Yah, kamu seharusnya tidak mengatakan itu.' Saya akan mengatakan apa yang saya pikirkan ... Saya pikir kita akan memiliki vaksin lebih cepat," tambah dia.
Pada Minggu, virus corona telah menginfeksi lebih dari 1,1 juta orang di AS dan membunuh lebih dari 67.000.
Presiden juga merevisi prediksi tentang total kematian yang akan terjadi.
Pada pertengahan April, dia mengatakan hingga 65.000 orang akan meninggal karena pandemi Covid-19, angka yang lebih rendah dari perkiraan para pakar di Gedung Putih.
"Saya dulu mengatakan 65.000, dan sekarang saya mengatakan 80.000 atau 90.000 dan naik dengan cepat," kata Trump.
Pada akhir Maret, dokter yang memimpin tim tanggapan virus korona Gedung Putih, Deborah Birx, mempresentasikan model potensi jumlah kematian.
Baca Juga: 1 Juta Orang Terinfeksi COVID-19, 62 Ribu Meninggal karena Corona di AS
Model itu menunjukkan bahwa sekitar 100.000-240.000 orang akan meninggal jika AS mengikuti pedoman sosial dan kesehatan masyarakat. Tanpa intervensi apa pun, model memperkirakan 1,5 hingga 2 juta kematian.
Sumber: Kantor Berita Anadolu
Berita Terkait
-
Kenal Sopir Mobil Ngamuk Langgar PSBB, Bima Arya: Orangnya Santun dan Kalem
-
Jokowi: Yang Positif Lari dari Rumah Sakit, yang PDP Bisa ke Sana ke Mari
-
Warga di Medan Tak Bermasker Keluar Rumah, KTP Bakal Ditahan Satpol PP
-
Hari Ke-10 Larangan Mudik, 10.537 Kendaraan Dilarang Keluar Jadetabek
-
Muncul Usulan Liga Inggris 2019/2020 Dilanjutkan di Australia
Terpopuler
- Bedak Apa yang Tahan Lama? Ini 5 Produk yang Bisa Awet hingga 12 Jam
- 5 Pemain Top Dunia yang Berpotensi Ikuti Jejak Layvin Kurzawa Main di Super League
- Pasca Penonaktifan, 3.000 Warga Kota Yogyakarta Geruduk MPP untuk Reaktivasi PBI JK
- 10 HP OPPO RAM 8 GB dari yang Termurah hingga Flagship 2026
- 4 Pilihan Smart TV 32 Inci Rp1 Jutaan, Kualitas HD dan Hemat Daya
Pilihan
-
Bocah-bocah di Sarang Polisi: Asal Tangkap Perkara Aksi Agustus
-
Selamat Jalan 'Babeh' Romi Jahat: Ikon Rock N Roll Kotor Indonesia Tutup Usia
-
Sidang Adat Pandji Pragiwaksono di Toraja Dijaga Ketat
-
Ziarah Telepon Selular: HP Sultan Motorola Aura Sampai Nokia Bunglon
-
Ucap Sumpah di atas Alkitab, Keponakan Prabowo Sah Jabat Deputi Gubernur BI
Terkini
-
Kejagung Tetapkan 11 Tersangka Kasus Korupsi Ekspor CPO, Kerugian Negara Capai Rp 14 Triliun
-
Jabbar Idris Buka Muswil PPP Sulbar, Konsolidasi Partai Didorong Menuju Pemilu 2029
-
Prihatin atas Pengunduran Diri Uskup Bogor, Umat Katolik Gelar Aksi di Kedutaan Vatikan
-
Cegah Penyakit Sejak Dini, Menkes Budi Tekankan Pentingnya Cek Kesehatan Rutin untuk Pekerja
-
Bertemu Mensos, Rieke Diah Pitaloka Dorong Akurasi Data Tunggal Nasional
-
Mensos Gus Ipul: BPJS PBI Pasien Penyakit Kronis Aktif per Hari Ini
-
Silaturahmi dengan Ulama Aceh, Kasatgas Tito: Pentingnya Dukungan Spiritual bagi Korban Bencana
-
Pemerintah Salurkan Bantuan Beras dan Minyak Selama Ramadan, 35 Juta Keluarga Jadi Sasaran
-
Iuran Rp17 Triliun! Masyumi Beri Syarat Ketat ke Prabowo Soal Gabung 'Board of Peace' Donald Trump
-
Lampu Hias Semanggi Tiga Kali Raib, Pramono Bongkar Biang Keladi Lemahnya Pengawasan di Jakarta