Suara.com - Tidak ada yang menyangka bahwa 18 April 2020 merupakan penampilan panggung publik terakhir Didi Kempot, seniman genre campur sari yang menghembuskan napas terakhirnya Selasa (5/5/2020) pagi tadi.
Pada 18 April lalu, Didi Kempot bersama sejumlah komunitas dan badan amal menggelar konser untuk menggalang donasi guna membantu penanganan pandemik COVID-19, termasuk bagi orang-orang terdampak.
Sehari setelah konser, yakni 19 April 2020, Didi Kempot mengunggah video terakhirnya di media sosial yang berisi ucapan terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung konser virtualnya, tak terkecuali para Sobat Ambyar, penggemarnya.
"Saya ucapkan terima kasih sekali, alhamdullilah, dari hasil konser amal kemarin tidak terduga, ternyata melebihi dari apa yang saya bayangkan."
"Sekali lagi buat segenap masyarakat Indonesia, baik di dalam maupun luar negeri saya betul-betul mengucapkan terima kasih, matur suwun sekali. Dan salut buat kinerja Sobat Ambyar, yang betul-betul sangat solid, kempoters, sadbois, sadgerls, semuanya sangat membanggakan," kata Didi Kempot dalam unggahan di Instagram, dikutip Selasa.
Didi Kempot juga dijadwalkan akan menggelar konser bertajuk "Ambyar Tak Jogeti: 30 Tahun Lord Didi Kempot Berkarya" pada 10 Juli 2020 mendatang.
Konser yang sudah direncanakan lama itu, tujuh hari sebelum Didi meninggal dunia, belum ada keputusan soal penundaan maupun perubahan acara.
Dalam unggahan terakhirnya di Instagram, Didi Kempot masih mempromosikan konsernya itu yang menyebut konsernya sudah bisa dipesan mulai 1 Mei 2020.
Sumber: Antara
Baca Juga: Didi Kempot Meninggal akibat Henti Jantung, Ketahui Penyebab Kondisi Ini
Berita Terkait
Terpopuler
- Pompa Air Paling Bagus dan Awet Merk Apa? Ini 4 Pilihan Terbaik Versi Review Pengguna
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- 5 HP Murah Terbaru Penyimpanan Lega Juni 2026: Memori 256 GB, Baterai 8.100 mAh
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Pramono Anung Resmikan Wajah Baru Rasuna Said: Ingin Jadi Ikon Gembok Cinta Ala Paris
-
Sudah Keluar Modal Besar, Asosiasi Minta Kepastian dan Mitigasi usai Moratorium Dapur MBG
-
Cerita di Balik Halte Setiabudi Integritas: Ide Ketua KPK saat Naik Bus dari Ragunan
-
Mandalika hingga Rempang: Hak Rakyat Tergilas Proyek Negara, Pemulihan Cuma Janji?
-
AI Digadang-gadang Mampu Kurangi Emisi Karbon, Benarkah?
-
Stop Stigma Anti-Negara! Kritik Bukan Ancaman, Semua Presiden Wajib Tunduk pada Konstitusi!
-
Benarkah Demo Mahasiswa Ditunggangi? Ini Alasan Mengapa PDIP Dicurigai
-
Wamensos Apresiasi Dukungan ESQ Group untuk Pendidikan dan Karier Siswa Sekolah Rakyat
-
Sekolah Rakyat Ubah Jalan Hidup Aldo, Mantan Tukang Las Kini Punya Impian ke Negeri Sakura
-
Bupati Kediri Apresiasi Capaian Siswa Sekolah Rakyat dalam Open House 2026