Suara.com - Seorang pengguna Twitter mengunggah sebuah foto jenazah dalam peti dan mencantumkan narasi agar berhati-hati dalam memberikan kalimat lelayu kepada seseorang yang belum jelas aqidahnya pada waktu kematian musisi Didi Kempot.
Pengguna dengana nama BRAVE HEART itu menulis:
Hati-hati membacakan kalimat lelayu kepada seseorang yang belum jelas aqidahnya.
Mmg kalo melihat dari kamus wikped satus agama ybs adalah Islam
Akan tetapi nama asli DK adalah Dionisius Prasetyo. (Sepertinya nama baptis).
Menengok tatacara semayam jenazahpun tdk di kafani.
Clear?
Lantas benarkah jenazah Didi Kempot tidak dikafani?
Penjelasan
Menurut penelusuran Turnbackhoax.id --jaringan Suara.com, klaim bahwa jenazah Didi Kempot tidak dikafani adalah klaim yang salah.
Jenazah dalam peti yang diunggah pengguna Twitter tersebut bukan merupakan jenazah Didi Kempot.
Baca Juga: Bank BJB Dinobatkan sebagai BUMD Terbaik Tahun 2020
Sementara itu menurut laporan Suara.com, Pengasuh Pondok Pesantren Ora Aji Sleman, Miftah Maulana Habiburrahman atau dikenal Gus Miftah menegaskan bahwa Didi Kempot seorang muslim. Ia pun menunjukkan buktinya.
Hal ini disampaikan oleh Gus Miftah dalam postingan di akun Instagram pribadinya, Selasa (5/5/2020).
"Mohon maaf saya tegaskan almarhum Didi kempot adalah seorang MUSLIM!!!!" tulis Gus Miftah.
Dengan tegas, Gus Miftah juga meminta agar publik tidak perlu lagi memperdebatkan persoalan ini.
"Tolong jangan berdebat lagi dan mohon doa terbaik untuk beliau....alfatihah," ujar Gus Miftah.
Jenazah Didi Kempot pun disemayamkan dan disalatkan di rumah keluarga istri pertamanya di Ngawi.
"Prosesi pemakaman dilakukan secara Islam karena Mas Didi Kempot itu seorang muslim," kata Blontank Poer, sahabat dekat Didi Kempot seperti yang dikutip Turnbackhoax.id.
Kesimpulan
Klaim bahwa jenazah Didi Kempot tidak dikafani adalah sebuah klaim yang salah. Pengguna Twitter BRAVE HEART pun telah meminta maaf dan menghapus unggahan yang memuat kesalahan informasi tersebut.
Berita Terkait
-
Ini Satu-satunya Mobil yang Pernah Disanjung Didi Kempot di Depan Umum
-
Yuni Shara Merasa Dibohongi Didi Kempot
-
CEK FAKTA: Benarkah 2.800 Narapidana di Bogor akan Dilepaskan Pada 6-7 Mei?
-
Didi Kempot Bikin Hanung Bramantyo Pede Jadi Wong Jowo
-
Viral Kisah Didi Kempot 'Ditodong' Ibu-ibu Minta Dituliskan Lirik Lagunya
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Partai Gelora Desak Penghapusan Threshold, Klaim DPR Buka Ruang Diskusi
-
Anis Matta Akui Partai Gelora Terganjal Logistik, Urusan Pendanaan Jadi Persoalan Besar
-
ICW: Vonis Rendah Pejabat BPK Tak Beri Efek Jera, Korupsi Terus Berulang
-
Warga Jakarta Bisa Masuk Gratis ke Ancol dan Ragunan, Cek Jadwal dan Caranya
-
Evaluasi MBG dan Krisis Regenerasi Petani Jadi Sorotan, Dudung Akui Program Perlu Ditata Ulang
-
Klaim Perdamaian Baru Versi Trump: Iran Setuju, Hormuz Dibuka, Nuklir Dibatasi
-
Sebut Bukan Insiden Kebetulan, Nandang Sutisna Desak Evaluasi Program Makan Bergizi Gratis
-
Tiyo Ardianto Respons Viral Aksi Penolakan di UGM, Singgung Kondisi Mahasiswa 'Terpaksa' Demo
-
Aksi Bersih & Penghijauan dalam Memperingati HLH 2026, NHM Ajak Masyarakat Jaga Lingkungan Bersama
-
Wamendagri Bima Arya Tekankan Penguatan Karakter Generasi Muda Berbasis Nilai Budaya