Suara.com - Sebanyak empat unit rumah warga di kawasan Jalan Meyjen Soetoyo, Kelurahan Selat Hilir, Kecamatan Selat, Kabupaten Kapuas, Kalimantan Tengah, diamuk si jago merah sekitar pukul 01.00 WIB Sabtu.
“Ada empat unit rumah yang terbakar milik warga di Jalan Meyjed Soetoyo RT 6 Kota Kapuas,” kata Kepala Polsek Selat, AKP Christian Siregar seperti dilansir Antara, di Kuala Kapuas.
Kebakaran terjadi pada rumah milik Suyatno (58) pensiunan karyawan perbankan, dengan bangunan rumah ukuran 10x35 semi permanen, dinding plester dan kayu, serta mengalami kerugian sebesar Rp1 miliar.
Rumah milik Rahmad Hidayat (38) merupakan pegawai negeri sipil (PNS) dengan ukuran rumah 6×12x5x10 meter, atap seng, dinding kayu dan lantai kayu, serta mengalami kerugian sebesar Rp250 juta.
Rumah milik Mujiono (58), Camat Mandau Talawang, bangunan depan permanen, belakang semi permanen dengan ukuran rumah 10x30 atap seng, dinding plester dan kayu, mengalami kerugian sebesar Rp1 miliar.
Kemudian rumah milik Johansyah (62) berupa bangunan semi permanen, ukuran 4x8x6 atap seng, dinding kayu dan plester, lantai kayu serta mengalami kerugian sebesar Rp150 juta.
"Berdasarkan keterangan saksi yang melihat, api bermula dari dapur rumah milik Suyatno yang telah ditinggalkan selama empat tahun dan yang bersangkutan saat ini berdomisili di Rantau, Kalimantan Selatan. Kemudian api menjalar menghanguskan empat unit rumah semi permanen,” kata Christian.
Sedangkan penyebab terjadinya kebakaran yang menghanguskan empat unit rumah warga tersebut, diduga diakibatkan arus pendek atau korsleting listrik. Untuk luasan yang terbakar yakni 25 meter x 50 meter.
“Kerugian material yang dialami para korban diperkirakan mencapai Rp2,4 ,miliar. Sedangkan korban jiwa nihil dan api berhasil dikuasai pukul 03.15 WIB dengan sejumlah pemadam kebakaran swasta dan milik pemerintah daerah,” kata dia.
Baca Juga: Prank Waria, BPTD Bantah Loloskan Ferdian Paleka saat Buron ke Palembang
Berita Terkait
-
DUARRR! Gas Bocor, Warung Nasi di Cibeureum Kebakaran
-
2 Rumah Terbakar Habis, Ajaib Kamar Berisi 3 Al Quran Tak Tersentuh Api
-
Senin Pagi, 4 Rumah di Cakung Kebakaran
-
Jadi Gudang Sembako untuk Korban Corona, Rumah Politikus Demokrat Terbakar
-
Knalpot Motornya Memicu Kebakaran Warung, Satpam di Medan Digebuki Massa
Terpopuler
- Jadwal Pemadaman Listrik PLN Kamis 18 Juni 2026 Wilayah Jogja Jateng, Cek Daftar Lokasinya
- Motor Baru Harley-Davidson Harga Cuma Rp40 Jutaan, Tenaga Setara Motor 250cc
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
- Viva Sunscreen Foundation SPF Berapa? Banyak Dapat Review Positif dari Pengguna
- KPK Ungkap Dugaan Modus 'Pinjam Bendera' di Proyek Gedung Pemkab Lamongan Rp151 Miliar
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Posisi Fleksibel PDIP Bikin Parpol Koalisi Pemerintah Gelisah
-
AMMSI Dukung BGN Sesuaian Operasional SPPG: Tak Ada Ruang Bagi Dapur Bermasalah
-
Konvoi Berubah Maut, Tiga Remaja Diciduk dalam Kasus Pengeroyokan di Depan Terminal Grogol
-
KPK Dalami Asal-Usul Aset Silmy Karim yang Disita dalam Kasus Izin Tinggal WNA
-
GKR Hemas Ajak Generasi Muda Bangun Kepemimpinan Berbasis Nilai Budaya
-
GERD Kambuh, Dokter Tifa Pakai Kursi Roda usai Pemeriksaan di RS Polri
-
Maraton Geledah Tiga Lokasi di Bali, KPK Amankan Barang Bukti Kasus Pemerasan WNA
-
Penyakit Bawaan Ditemukan Saat Pemeriksaan, Roy Suryo dan Dokter Tifa Dirawat di RS Polri
-
KPK Dalami Dugaan Penerimaan Uang Hasil Pemerasan WNA dalam Kasus Silmy Karim
-
Anak 5 Tahun Bongkar Dugaan Pembunuhan Ibunya di Tambora