Suara.com - Majelis Ulama Indonesia (MUI) Pusat membolehkan umat Islam di Tanjungpinang menggelar sholat Jumat berjamaah. Termasuk sholat lainnya di masjid.
Daerah yang diperbolehkan melaksanakan sholat Jumat berjamaah yakni daerah yang sudah menunjukkan penurunan kasus Corona atau Covid-19.
"Untuk Tanjungpinang sesuai surat edaran itu sudah diperbolehkan untuk melaksanakan salat berjamaah," kata pengurus Masjid Raya Nur Ilahi Dompak, Ardiansyah, Kamis (14/5/2020).
Menurut Ardiansyah kepastian terkait salat jumat berjamah ini setelah pihaknya menerima surat edaran dari MUI Pusat yang diteruskan oleh MUI Provinsi Kepri.
"Kami pengurus Masjid Raya Nur Ilahi Dompak, malam tadi telah menerima surat tersebut. Dengan adanya surat itu, Insya Allah kami pada Jumat (15/5/2020) ini akan melaksanakan salat Jumat berjamaah," ujar Ardiansyah.
Pelaksanaan salat jumat di Masjid Nur Ilahi Dompak ini tambah Ardiansyah, nantinya pihaknya akan melakukan pemeriksaan terhadap jamaah yang akan mengikuti.
Salah satunya dengan melakukan pemeriksaan suhu tubuh, dan pihak masjid juga telah menyiapkan tempat cuci tangan dengan sabun.
"Kita juga mewajibkan bagi jamaah untuk menggunakan masker, selama pelaksanaan Jumatan tersebut," ujarnya lagi.
Ardiansyah juga mengungkapkan bahwa Majid Raya Nur Ilahi Dompak, sudah 7 pekan, tidak menggelar salat Jumat.
Baca Juga: Wagub Jatim Minta Waspada Batuk dan Pilek Tanda Positif Virus Corona
"Bila Jumatan ini terlaksana, maka Jumatan nanti merupakan yang pertama di gelar sejak pembatasan salat berjamaah di masjid," tutur Ardiansyah.
Sementara itu, untuk pelaksanaan salat Idul Fitri 1441 H/2020, pihaknya akan menunggu kepastian dari keputusan MUI Provinsi Kepri.
"Kita akan patuhi aturan MUI, bila diperbolehkan maka akan dilaksanakan Salat Idul Fitri nanti, mamun bila masih dilarang maka akan kami menaatinya," tutur Ardiansyah.
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Apa Itu Sepatu Hybrid? Ini 5 Rekomendasi Buatan Lokal Terbaik dan Serbaguna
- Soal TNI-Komcad Dikerahkan di Demo Mahasiswa, Ini Reaksi Komisi I DPR
- Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
- Motor Mirip Harley-Davidson Harga Rasa Matic: Mending Morbidelli C252V atau QJ Motor SRV250?
Pilihan
-
Aksi di DPR Memanas! Peserta Demo Cipayung Menggugat Ngaku Dianiaya Polisi usai Ditangkap
-
Wasit Liga Indonesia 'Berulah', FIFA Investigasi Kemenangan Timnas Jerman vs Curacao
-
Mahasiswa Gelar Demo di DPR, Tagih Janji 19 Juta Lapangan Kerja dan Desak Hentikan MBG
-
Mau Aksi di Patung Kuda, Mahasiswa UBK Sempat Dihadang di Tugu Tani
-
Anggaran Kunjungan Luar Negeri Prabowo Tembus Rp1,1 T! Lebih Besar dari APBD Satu Kabupaten di NTB
Terkini
-
Bongkar Modus Mi Instan Isi 5,2 Kg Ganja! Bareskrim Tangkap Pengedar Sugiono di Malang
-
Kata-kata Donald Trump soal Dana Rekontruksi Iran Pasca Perang Rp4.900 Triliun dari AS
-
Bobby Nasution Larang Keras ASN dan Pegawai BUMD di Sumut Pakai Vape
-
Jokowi Resmi Berjaket PSI? Pengamat Sebut Bisa Jadi Ancaman Elektoral bagi PDIP
-
Bukan Sedotan, Penelitian Global Temukan Kemasan Makanan Jadi Penyumbang Utama Sampah Plastik Laut
-
Wapres AS Bocorkan Isi Perjanjian Damai, Iran Bakal Cuan Banyak
-
Mendagri dan Menteri PKP Bakal Revisi Definisi MBR Serta Menghapus Hambatan Domisili
-
Konsentrasi Karbon Dioksida di Atmosfer embali Cetak Rekor: Apa Artinya bagi Indonesia?
-
Kasus Suap Impor Bea Cukai Masuk Tahap Penuntutan, Tiga Pejabat Segera Disidang
-
Iran dan AS Sepakat Damai, Komisi I DPR RI: Israel Jangan Jadi Provokator!