Suara.com - Polisi masih menemukan sejumlah kendaraan yang membandel karena mencoba untuk keluar kawasan Jadetabek pada hari Raya Idulfitri 1441 Hijriah (24/5/2020) atau hari pertama lebaran.
Meski begitu, jumlah kendaraan untuk meninggalkan di hari pertama lebaran menurun. Berbeda ketika pada 22 Mei dan 23 Mei, jelang lebaran.
Menurut data Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya, pada Jumat 22 Mei 2020, tercatat ada 5.209 kendaraan mencoba keluar dari kawasan Jadetabek. Sedangkan, pada Sabtu (23/5/2020), ada 4.025 kendaraan mencoba keluar.
"Jadi, untuk hari pertama Lebaran ada 2.717 kendaraan coba keluar," kata Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Sambodo Purnomo Yogo saat dikonfirmasi, Senin (25/5/2020).
Dia mengatakan, kendaraan yang tepergok mau keluar daerah itu pun terpaksa disuruh petugas di perbatasan untuk balik kanan di hari pertama lebaran. Setidaknya ada sebanya 2.341 kendaraan saat melintas pintu Tol Cikarang Barat. Sementara di pintu Tol Bitung Cikupa, sedikitnya 11 kendaraan disuruh putar balik.
Untuk sisanya, kata Sambodo, sebanyak 365 kendaraan mencoba meninggalkan Jadetabek melalui jalur arteri. Semua kendaraan dipastikan tidak dapat keluar Jadetabek dan harus memutar balik kendaraannya.
"Untuk paling banyak kendaraan pribadi mendominasi," ucapnya.
Tag
Berita Terkait
-
Penyekatan Arus Balik, Masuk Jakarta Kini Wajib Kantongi SIKM
-
3 Rumah Karantina COVID-19 untuk Pemudik Solo Stop Beroperasi Mulai 29 Mei
-
Bandel Sih! 72.000 Kenndaraan Pemudik Masuk Jabar Disuruh Pulang Lagi
-
Sejak Awal Tak Berniat Mudik, Ahsan Apresiasi Kebijakan Pemerintah
-
Kini Sepi, Kontrasnya Potret Lebaran 2019 dan 2020 di Alun-Alun Utara Jogja
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 4 Mobil Kecil Bekas 80 Jutaan yang Stylish dan Bandel untuk Mahasiswa
- 5 Rekomendasi HP Rp1 Jutaan untuk Ojol, RAM 8 GB dan Baterai Awet
Pilihan
-
Dompet Menjerit Jelang Ramadan, Petani Tak Nikmati Harga Pangan yang Melambung Tinggi
-
Merayap dalam Senyap, Kenaikan Harga Pangan Semakin Mencekik Rakyat Kecil
-
Alarm Bahaya untuk BEI, Mengapa Indonesia Terancam Turun ke Kasta Banglades?
-
Isu Reshuffle untuk Singkirkan 'Orang Jokowi' Berhembus, Ini Jawaban Tegas Mensesneg
-
Sudah Rampung 90 Persen, Prabowo Segera Teken Dokumen Tarif Trump
Terkini
-
KPK Panggil Eks Dirut Pertamina Elisa Massa Manik Terkait Kasus Jual Beli Gas PGN
-
Kolegium Dokter Harus Independen! MGBKI Kritik Kemenkes 'Kaburkan' Putusan Penting Ini
-
Wamensos Beberkan Rincian Bantuan Bencana Sumatra: Santunan Rp15 Juta hingga Modal Usaha Rp5 Juta
-
Kemensos Gelontorkan Rp13,7 Miliar Tangani Puluhan Bencana di Awal Tahun 2026
-
Kemensos Catat 37 Kejadian Bencana di Awal 2026, Banjir Masih Jadi Ancaman Utama
-
Pramono Anung Akui Operasional RDF Rorotan Masih Penuh Tantangan: Kami Tangani Secara Serius
-
Paulus Tannos Kembali Ajukan Praperadilan dalam Kasus e-KTP, KPK: Tidak Hambat Proses Ekstradisi
-
Epstein Files Meledak Lagi: Deretan Nama Besar Dunia Terseret, dari Trump sampai Bos Teknologi
-
Pemerintah Nilai Tak Ada Resistensi RI Gabung BoP, Sebut Cuma Beda Pendapat
-
MGBKI Dukung Putusan MK soal Kolegium Dokter Spesialis, Tegaskan Independen dan Berlaku Langsung