Suara.com - Foto pemuda makamkan sendiri ayah yang meninggal diduga karena corona viral di media sosial.
Salah satu foto dibagikan oleh pengguna Twitter dengan akun @shamaskayani1.
"Bagaikan foto paling menyedihkan di dunia," tulis @shamaskayani1 membuka cuitannya.
"Hafez adalah anak semata wayang dari seorang ayah yang meninggal karena virus corona. Tidak ada tetangga maupun saudara yang datang ke pemakaman," imbunya.
BACA JUGA: Wanita Hamil Positif Covid-19 Meninggal, Ortunya Berstatus PDP Juga Wafat
VOA News mewartakan bahwa foto tersebut adalah foto seorang anak yang memakamkan sendiri ayahnya yang meninggal karena virus corona. Lokasi pemakaman ada di New Delhi, India, pada 2 Mei 2020.
Borak Daily juga memberitakan bahwa foto pemuda memakamkan sendiri ayah yang meninggal ini terjadi di India.
Disebutkan pula bahwa di India, pihak keluarga tidak diperbolehkan terlibat saat pemakaman anggota keluarga yang meninggal karena virus corona. Yang diizinkan hanya petugas dengan protap.
Meskipun berat -- terlihat dari foto yang beredar --, namun demi menaati peraturan dan memutus rantai penyebaran virus corona, protokol kesehatan harus dilakukan.
Baca Juga: Teman Tuli Ditolong Satpam Bank Bikin Terenyuh dan 4 Berita Viral Lainnya
Kisah Penggali Kubur Urus Jenazah Corona: Sampai Tak Bisa Istirahat
Seorang penggali kubur di pemakaman Pondok Rangon Jakarta Timur menceritakan perjuangannya yang harus mengeluarkan tenaga berkali-kali lipat untuk menguburkan jenazah covid-19.
Minar adalah seorang pria berusia 54 tahun. Sudah 33 tahun dia bekerja sebagai penggali kubur di TPU Pondok Rangon.
Sehari-hari dia berbagi pekerjaannya berwama kawannya untuk menggali dan merawat makam.
Namun, sejak covid-19 mewabah, Ia dan kawannya kini menjadi sangat sibuk.
BACA JUGA: 15 Jasad per Hari, Curhat Penggali Kubur Corona Kewalahan hingga Ketakutan
Berita Terkait
-
Bom Waktu BLT India saat Pengangguran Anak Muda Makin Kronis
-
Heboh Kereta Kuda Turis Central Park New York Mengamuk, Turis India Tewas Mengenaskan
-
Mengejutkan! India Blokir Telegram, Ada Apa?
-
Ulasan Film Main Vaapas Aaunga: Romantisme Pilu di Balik Tragedi Tahun 1947
-
Sinopsis Main Vaapas Aaunga, Film India Terbaru Diljit Dosanjh dan Sharvari
Terpopuler
- 4 HP dengan Baterai 7000 mAh Terbaik 2026, Anti Lowbat Seharian Cocok untuk Ojol
- Siapa Ginka Febriyanti yang Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- Sering Mati Listrik? Ini 4 Genset Mini 1000 Watt yang Irit dan Tidak Berisik
Pilihan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Mahfud MD Soroti Kemunduran Demokrasi, Sebut Politik Uang Gerus Penegakan Hukum
-
Panas Lagi! AS Luncurkan Serangan Balasan ke Iran Usai Insiden di Selat Hormuz
-
Jokowi Mulai Safari Politik, PAN Merasa Tak Terancam: Kami Tunggu PSI Lolos ke Senayan
-
Batas Penghasilan MBR Rp8 Juta Tak Cukup, Pemerintah Harus Tekan Biaya Hidup
-
Ucapan 'Adikku Sayang' Berujung Penganiayaan Caddy Golf, Pelaku Dibekuk di Lampung
-
Open House Sekolah Rakyat Surabaya, Orang Tua Terharu Lihat Perkembangan Siswa
-
1 Tahun Sekolah Rakyat, Wamensos: Alhamdulillah Cukup Berhasil
-
Bukan Sekadar Kunjungan Biasa, Jokowi Ungkap Alasan Hadiri Rakorda PSI di Lampung
-
Penandaan APBD 2027: Langkah Strategis Kemendagri Perkuat Ketahanan Pangan Nasional
-
Mendagri: Parade Tenun Belu Jaga Warisan Budaya dan Gerakkan Ekonomi Daerah