Suara.com - Ketua KPU Arief Budiman memastikan Pilkada serentak 2020 tetap akan ada kampaye. Hal ini dikarenakan dalam aturan yang berlaku setiap pemilihan umum disertakan adanya kampanye.
Meski demikian, Arief mengatakan KPU akan menyesuaikan kegiatan-kegiatan tersebut agar sesuai dan menerapkan protokol kesehatan Covid-19. Mengingat tahapan Pilkada yang dilaksanakan di tengah pandemi.
"Kampaye dalam rapat umum, kampanye terbuka dan pertemuan terbatas, KPU kalau melarang itu kalau disengketakan bisa kalah. Maka KPU tetap memperbolehkan tapi yang akan kami atur adalah kalau kami melakukan kampanye terbuka, pertemuan terbatas akan kita batasi sesuai dengan protokol Covid-19," kata Arief dalam webinar terkait Pilkada, Selasa (16/6/2020).
Arief menurutkan, nantinya kampanye atau pertemuan bisa saja dilakukan dengan mematuhi protokol kesehatan. Diantaranya seperti pembatasan peserta yang kuotanya dipangkas 50 persen dari kapasitas ruangan.
"Nanti misalnya begini, ruangan pertemuan terbatas cukup menampung 50 orang itu hanya boleh 25. Ini belum termasuk di daerah-daerah tertentu penerapan PSBB maka pertemuan-pertemuan itu harus juga mengacu pada PSBB," kata Arief.
"Lalu rapat umum, masih bolehkah rapat seperti apakah rapat umum? Kalau soal boleh masih boleh karena undang-undang memperbolehkan itu," sambungnya.
Kekinian aturan tersebut, lanjut Arief tengah digodok secara mendetail di dalam peraturan KPU atau PKPU tentang Tata Cara Pemilihan Umum di Masa Bencana.
Berita Terkait
-
Bawaslu: Calon Petahana di Pilkada 2020 Jangan Memanfaatkan Bantuan Covid
-
Tertunda karena Covid-19, KPU Bantul Kembali Lanjutkan Tahapan Pilkada
-
Selain Indonesia, 33 Negara Juga Gelar Pilkada di Tengah Pandemi Covid-19
-
Hiii...Tak Layak Ditempati, Kantor KPU Depok Jadi Sarang Ular
-
Hujan Kritik Masyarakat terhadap Polemik Pilkada 2020
Terpopuler
- 4 HP dengan Baterai 7000 mAh Terbaik 2026, Anti Lowbat Seharian Cocok untuk Ojol
- Siapa Ginka Febriyanti yang Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- Sering Mati Listrik? Ini 4 Genset Mini 1000 Watt yang Irit dan Tidak Berisik
Pilihan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
PAM Jaya Siapkan Ribuan Toren Gratis, Warga Jakarta Diminta Tak Tunggu Kemarau Datang
-
Kerry Dibebani Rp13,4 Triliun, Pengacara Sebut Hakim Pakai Analisis LSM yang Tak Berwenang
-
Putusan Banding Dianggap Janggal, Kerry Riza Ajukan Kasasi ke MA
-
Kepercayaan Polri Tembus 82,4 Persen, Habiburokhman: Jangan Puas Diri, Terus Berbenah
-
Prabowo Tanya Akademisi: Kenapa 81 Tahun RI Tidak Bisa Bikin Mobil Buatan Sendiri?
-
Sikat Parkir Liar di Cawang, 250 Personel Gabungan Derek Mobil yang Nekat Bandel!
-
Perempuan Didorong Jadi Aktor Utama Ekonomi Restoratif, Tak Lagi Sekadar Penerima Manfaat
-
Terkuak! Ini Pemicu Longsor Petamburan: Dari Abrasi Kali BKB hingga Bangunan di Sempadan
-
Sekjen Partai Buruh Ferri Nuzarli Mundur! 1,3 Juta Anggota ORI Kompak Tinggalkan Partai
-
Prabowo Singgung Kegaduhan Usai Pemilu, Istana Langsung Klarifikasi