Suara.com - Polisi Wanita (Polwan) yang bertugas di Polres Bulukumba melaporkan penganiayaan yang dilakukan oleh suaminya sendiri berinisial CS (28). CS merupakan Sekretaris Kelurahan Tanah Kongkong Bulukumba.
Terkait hal itu, Kanit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Reskrim Polres Bulukumba, Bripka Ajis Safri membenarkan adanya peristiwa tersebut. Ia menjelaskan pelaku dan korban merupakan suami-istri yang sah.
“Keduanya masih ada hubungan suami istri. Yang perempuan merupakan Polwan. Sempat terjadi cekcok. Dimana pelaku merasa tersinggung dengan perkataan korban,” kata Bripka Ajis Safri, Rabu (17/6).
Ia menjelaskan kronologi bahwa perkataan korban membuat pelaku gelap mata dan merasa jengkel. Selain itu, pelaku juga melempar korban juga kemudian kembali menganiaya.
“Wajah korban kembali ditampar pelaku sehingga mengalami luka memar bagian mata kiri. Dengan begitu korban tidak menerima dan melaporkannya di Polres Bulukumba,” katanya.
Ajis menuturkan, saat ini pelaku telah diamankan polisi. Kata dia, berdasarkan keterangan pelaku bahwa sudah sering kali melakukan penganiayaan terhadap korban.
“Dari hasil pemeriksaan sementara dan pengakuan pelaku, ini bukan pertama kalinya melakukan penganiayaan, tetapi sudah berulang kali,” pungkasnya.
Berita Terkait
-
Nabilla Aprillya Mantan Atta Halilintar Laporkan Kasus Penganiyaan
-
Bos Narkoba Ngamuk di Penjara, Gebuki Napi Eks Kurirnya di Penjara
-
Teriak Maling Lalu Aniaya Polisi, Bandar Narkoba Medan Akhirnya Diringkus
-
Kesal Ditagih Hutang, Driver Ojol Sabet Pedang ke Manajer Koperasi
-
Gegara Janji Tak Ditepati, Adik Bacok Kakak Kandung Pakai Parang
Terpopuler
- Pompa Air Paling Bagus dan Awet Merk Apa? Ini 4 Pilihan Terbaik Versi Review Pengguna
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- 5 HP Murah Terbaru Penyimpanan Lega Juni 2026: Memori 256 GB, Baterai 8.100 mAh
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Pramono Anung Resmikan Wajah Baru Rasuna Said: Ingin Jadi Ikon Gembok Cinta Ala Paris
-
Sudah Keluar Modal Besar, Asosiasi Minta Kepastian dan Mitigasi usai Moratorium Dapur MBG
-
Cerita di Balik Halte Setiabudi Integritas: Ide Ketua KPK saat Naik Bus dari Ragunan
-
Mandalika hingga Rempang: Hak Rakyat Tergilas Proyek Negara, Pemulihan Cuma Janji?
-
AI Digadang-gadang Mampu Kurangi Emisi Karbon, Benarkah?
-
Stop Stigma Anti-Negara! Kritik Bukan Ancaman, Semua Presiden Wajib Tunduk pada Konstitusi!
-
Benarkah Demo Mahasiswa Ditunggangi? Ini Alasan Mengapa PDIP Dicurigai
-
Wamensos Apresiasi Dukungan ESQ Group untuk Pendidikan dan Karier Siswa Sekolah Rakyat
-
Sekolah Rakyat Ubah Jalan Hidup Aldo, Mantan Tukang Las Kini Punya Impian ke Negeri Sakura
-
Bupati Kediri Apresiasi Capaian Siswa Sekolah Rakyat dalam Open House 2026