Suara.com - Personel Satuan Reskrim Polres Belawan menangkap pelaku penganiayaan dan pencurian dengan kekerasan terhadap MA Ridwan (26) anggota Polres Belawan, warga Jalan Starban, Kelurahan Polonia, Kota Medan, Provinsi Sumatera Utara (Sumut).
Kasat Reskrim Polres Belawan AKP I Kadek mengatakan, tersangka yang diamankan itu, yakni SBS (59), warga Jalan Selar Ujung, Kota Medan.
Ia menyebutkan, tersangka diringkus pada Kamis (11/6), sekitar pukul 23.00 WIB, di rumah adik iparnya yang beralamat di Jalan Sembilang, Asrama Polisi Pajak Baru, Kota Medan.
"Akibat perbuatan tersebut, tersangka dimasukkan ke dalam sel tahanan Polres Belawan," ujarnya sebagaimana dilansir Antara, Minggu (14/6/2020).
Dia mengatakan, peristiwa penganiayaan dan pencurian dengan kekerasan tersebut pada Senin (30/3). Saat itu Ridwan sebagai anggota polisi melakukan "undercover buy" (menyamar sebagai pembeli) narkoba mendatangi tempat tersangka SBS, dan temannya nongkrong untuk melakukan transaksi.
Kemudian ketika transaksi berjalan, dan korban hendak pergi karena tidak sesuai dengan kesepakatan, saat itulah tersangka beserta rekan-rekannya mengejar korban sambil meneriaki maling.
"Saat korban terjatuh, tersangka secara bersama-sama memukuli Ridwan hingga mengalami memar di bagian mata sebelah kiri, sakit di bagian hidung hingga mengeluarkan darah, sakit di bagian mulut dan mengeluarkan darah, dan bengkak di bagian belakang telinga sebelah kiri," ujar dia pula.
Kadek menjelaskan, tersangka juga mengambil uang milik korban sebesar Rp 7.000.000 yang disimpan di kantong celana sebelah kanan.
"Akibat kejadian yang dialami korban tersebut, lantas membuat laporan ke Polres Belawan," katanya menambahkan.
Baca Juga: Suami Aniaya Istri Hanya Gara-gara Otongnya Tidak Bangun-bangun
Berita Terkait
-
Wali Kota Dzulmi Eldin Divonis 6 Tahun Bui, Hak Politik Dicabut!
-
Begal Penumpang Bentor, Napi Asimilasi Tumbang Ditembak Polisi
-
Gegara Janji Tak Ditepati, Adik Bacok Kakak Kandung Pakai Parang
-
2 Hari Ngumpet di Hutan, Suami Penganiaya Anak dan Istri Akhirnya Nyerah
-
Babak Baru Pembunuhan Hakim PN Medan, Istri Dituntut Penjara Seumur Hidup
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Jenguk YTR di RSHS, KSP Dudung Langsung Hubungi Dirut BPJS Soal Biaya Perawatan
-
Koalisi Sipil Kritik Draf RUU HAM, Sebut Ada Pasal Karet hingga Ancam Independensi Komnas HAM
-
3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan
-
Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km
-
Fadli Zon Dorong Cerita Rakyat Jadi Gerakan Nasional, Bukan Sekadar Warisan Budaya
-
KPK Cecar Eks Sekjen MPR Maruf Cahyono Soal Bukti-Bukti Gratifikasi Rp17 Miliar
-
Gus Ipul Ajak SP2MI Ambil Peran di Program Sekolah Rakyat
-
19 Ribu Anak Garut Putus Sekolah, Bupati 'Todong' ASN hingga Pengusaha Jadi Orang Tua Asuh!
-
Riset Ungkap Skema Hibah dan Pinjaman Lunak Paling Efektif Danai PLTS Komunitas
-
Hari Pelaut Sedunia, Pelindo Dukung Potensi Ekonomi di Selat Malaka