Suara.com - Seorang pemain golf cakram Florida Frisbee digigit wajahnya oleh buaya saat mengambil salah satu cakram di sebuah danau.
Menyadur New York Times pada Kamis (18/6/2020), pemain bernama Travis Spitzer masuk ke sebuah danau berada sedalam pinggang di Taylor Park, Florida, AS sekitar pukul 5 pagi untuk mengambil cakram dan saat itulah wajahnya digigit oleh seekor buaya.
Menurut laporan WFLA -TV pria berusia 40 tahun tersebut berjuang membebaskan diri dari gigitan dan akhirnya bisa terlepas dan melarikan diri ke tempat yang aman.
Spitzer dirawat di rumah sakit dengan luka di bagian wajah dan tangan, namun diperkirakan akan pulih.
Ini bukan pertama kalinya Spitzer masuk ke danau yang dipenuhi buaya. Ia pernah ditangkap karena masuk tanpa izin ke danau tersebut untuk mengambil cakram untuk pemain golf Frisbee lainnya.
Para pemain mengatakan kepada WFLA bahwa orang biasanya akan membayar 3 dolar (sekitar Rp 42 ribu) bagi yang berani masuk ke danau untuk mengambil cakram, bahkan ada yang membayar 18 dolar (sekitar Rp 255 ribu).
"Orang-orang yang melakukan itu disebut 'cumi-cumi.' Mereka melakukan itu demi mendapatkan uang." kata pemain golf Frisbee Rob Fitzjarrald dikutip dari New York Post.
Komisi Konservasi Ikan dan Satwa Liar Florida mulai mengumpulkan informasi gigitan buaya pada tahun 1928, dan telah melaporkan 31 serangan di Kabupaten Pinellas sejak saat itu, dan terdapat 7 kasus di danau Largo tempat Spitzer digigit buaya.
"Aku sudah terbiasa dengan itu. Saya tinggal di pantai dan kami lebih mengetahui. Kami menjauh dari air," kata pemain golf Frisbee, Gerry Rogers.
Baca Juga: Patung Hanuman Setinggi 7,6 Meter Resmi Berdiri di Amerika Serikat
"Buaya tidak peduli apakah Anda ingin melihatnya atau tidak. Mereka memiliki insting," tambahnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dexlite Mahal, 5 Pilihan Mobil Diesel Lawas yang Masih Aman Minum Biosolar
- Sepeda Polygon Paling Murah Tipe Apa? Ini 5 Pilihan Ternyaman dan Tahan Banting
- Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- Pakar UGM Bongkar 'Dosa' Satu Dasawarsa Jokowi: Aturan Dimanipulasi Demi Kepentingan Rente
Pilihan
-
Cek Fakta: Viral Pengajuan Pinjaman Koperasi Merah Putih Lewat WhatsApp, Benarkah Bisa Cair?
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
Terkini
-
Cekcok Rebutan Lapak Mangkal, Sopir Angkot di Tanah Abang Bakar Teman Sendiri Hidup-hidup
-
Agar MBG Tak Berhenti Usai Ganti Presiden, APPMBGI Dorong Payung Hukun Setingkat UU
-
Maling Motor di Tanjung Duren Diamuk Warga saat Kepergok Beraksi, Tangan Diikat Kepala Diinjak!
-
Belajar dari Kasus Daycare Little Aresha, KPAI: Ortu Wajib Cek Izin dan Latar Belakang Pengasuh!
-
BNI Pastikan Koperasi Swadharma Berdiri Sendiri di Luar Struktur Bank
-
BRIN dan Wanadri Siapkan Misi Selamatkan Terumbu Karang Pulau Buru yang Hancur Akibat Bom Ikan
-
Belajar dari Kasus Little Aresha, Ini 3 Cara Cek Legalitas Daycare dan PAUD Agar Anak Aman
-
Kebakaran Maut di Lubang Buaya: Wanita 53 Tahun Pengidap Stroke Tewas Terjebak Dalam Rumah
-
Gus Ipul: Persiapan Muktamar NU Terus Berjalan, Tim Panel Tuntaskan SK Sebelum Agustus
-
Niat Lindungi Anak dari Amukan Ibu, Anggota TNI Berpangkat Peltu Malah Dikeroyok di Stasiun Depok