Suara.com - Keputusan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan yang mengizinkan reklamasi kawasan Taman Impian Jaya Ancol membuat marah para pendukungnya di Pilkada 2017 lalu. Kini mereka berbalik arah akan melawan Anies karena kebijakannya itu.
Ketua Relawan Jaringan Warga (Jawara) Anies-Sandi, Sanny A Irsan mengaku sangat kecewa dengan kebijakan Anies itu. Karena itu ia akan terus melawan sampai mantan Mendikbud itu mencabut keputusannya.
"Sangat-sangat kecewa. Kalau saja beliau tidak mencabut Kepgub tersebut maka kami akan terus melawan beliau," ujar Sanny saat dikonfirmasi, Kamis (2/7/2020).
Sanny bersama rekannya lain mengaku sudah bersiap untuk melakukan demo besar ke Balai Kota DKI. Namun ia memberi waktu kepada Anies selama satu pekan untuk mebcabut Kepgub itu.
"Apabila beliau tidak mencabut Kepgub ini maka kami yang notabene adalah pendukung setianya akan demo besar-besaran ke Balai Kota," jelasnya.
Saat ini, kata Sanny, pihaknya sudah mengumpulkan massa dari enam elemen masyarakat termasuk warga pesisir pantai. Saat demo nanti, minimal 5.000 orang disebutnya akan turun ke jalan.
"Target kami minimal 5.000 orang yang akan turun termasuk di dalamnya adalah nelayan-nelayan di pantai utara Jakarta," pungkasnya.
Berita Terkait
-
Keputusan Anies Soal Reklamasi Ancol Bikin Relawan Saat Pilgub DKI Kecewa
-
Beri Izin Demonstrasi di Tengah Corona, Anies: Protokol Kesehatan Dipatuhi
-
Minat Olahraga Masyarakat Meningkat, Anies: CFD 32 Ruas Jalan Tetap
-
PSBB Transisi Diperpanjang 14 Hari
-
Sekolah Belum Dibuka, Anies Sebut Tahun Ajaran Baru Dibuka dari Jarak Jauh
Terpopuler
- Xiaomi 17 Jadi Senjata Baru Konten Kreator, Laura Basuki Tunjukkan Hasil Foto Leica
- 5 Bedak Lokal yang Awet untuk Kondangan, Tahan Hingga Belasan Jam
- 6 Rekomendasi Sepeda 1 Jutaan Terbaru yang Cocok untuk Bapak-Bapak
- 5 Bedak Tabur Translucent Lokal yang Bikin Makeup Tampak Halus dan Tahan Lama
- Awal Keberuntungan Baru, 4 Shio Ini Akhirnya Bebas dari Masa Sulit pada 11 Mei 2026
Pilihan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
-
Review If Wishes Could Kill: Serial Horor Korea yang Bikin Kamu Mikir Sebelum Buat Permintaan!
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
Terkini
-
Oditur Militer akan Sambangi Andrie Yunus di RSCM?
-
Sinergi Kemensos Bersama BPS dan DEN Perkuat Digitalisasi Bansos Berbasis DTSEN
-
Kebijakan Libur Sekolah Lebih Awal Saat Piala Dunia 2026 di Meksiko Tuai Protes Keras Orang Tua
-
Fatma Saifullah Yusuf Ajak Siswa SRMA 21 Surabaya Ciptakan Lingkungan Bebas Bullying
-
Parigi Moutong Siapkan Lahan 9,2 Hektare untuk Sekolah Rakyat Permanen
-
DWP Kemensos Gaungkan Kampanye Anti Bullying Remaja Berkarakter dan Berempati di SRMA 13 Bekasi
-
Alarm Demoralisasi Jaksa: PAM SDO Kejagung Diminta Tak Asal 'Sikat' Tanpa Bukti
-
Pakar Sebut Parpol Pamer Kesetiaan ke Prabowo Cuma Kedok: Haus Kekuasaan Demi Modal Finansial
-
Misteri 'Kamar Khusus' dan Keterlibatan Pendukung Ashari dalam Kasus Kekerasan Seksual Santri Pati
-
Cuaca Buruk Hantui Piala Dunia 2026: Panas Terik, Badai Petir Hingga Kualitas Udara Buruk