Suara.com - Ketua DPP PKS Mardani Ali Sera menegaskan sikap Partai Keadilan Sejahtera (PKS) tetap berada di jalur opsisi dan tidak akan tergiur masuk koalisi pemerintah.
Pernyataan tersebut ditegaskan, menyusul pernyataan Presiden Jokowi (Jokowi) terkait perombakan kabinet atau reshuffle yang disampaikan saat rapat bersama jajarannya beberapa waktu lalu.
Mardani sendiri mempersilakan Jokowi melakukam reshuffle dan mengajak pihak manapun untuk bergabung di dalam kabinet. Namun untuk PKS, lanjut dia, tetap berada luar pemerintahan.
"PKS insyaAllah istikamah di kami oposisi. Monggo, Pak Jokowi mau reshuffle kayak apapun itu haknya Pak Jokowi. Mau ngajak siapapun monggo," katanya melalui tayangan live di YouTube PKSTV DPR RI, Jumat (3/7/2020).
Ia mengungkapkan, alasan PKS memilih tetap beroposisi ialah demi menjaga kelangsungan demokrasi Indonesia. Di mana perlu ada check and balance di dalam pemerintahan. Sehingga tidak kemudian semua partai harus berkoalisi.
"Kalau PKS untuk kepentingan bangsa, untuk kesehatan demokrasi agar publik teradvokasi aspirasinya, PKS istikamah kami opsisi dan insyaAllah mulai dari atas sampai bawah tegak lurus kami oposisi," ujarnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 HP Murah RAM Besar Rp1 Jutaan, Spek Tinggi untuk Foto dan Edit Video Tanpa Lag
- 57 Kode Redeem FF Terbaru 25 Januari 2026: Ada Skin Tinju Jujutsu & Scar Shadow
- Polisi Ungkap Fakta Baru Kematian Lula Lahfah, Reza Arap Diduga Ada di TKP
- 5 Rekomendasi Mobil Kecil untuk Wanita, Harga Mulai Rp80 Jutaan
- 5 Rekomendasi HP 5G Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp1 Jutaan!
Pilihan
-
Pertamina Mau Batasi Pembelian LPG 3 Kg, Satu Keluarga 10 Tabung/Bulan
-
Keponakan Prabowo Jadi Deputi BI, INDEF: Pasar Keuangan Pasang Mode Waspada Tinggi
-
Purbaya Hadapi Tantangan Kegagalan Mencari Utang Baru
-
5 Rekomendasi HP Memori 256 GB Paling Murah, Kapasitas Lega, Anti Lag Harga Mulai Rp1 Jutaan
-
Danantara Mau Caplok Tambang Emas Martabe Milik Astra?
Terkini
-
Perkuat Kerja Sama Pendidikan IndonesiaInggris, Prabowo Panggil Mendikti ke Hambalang
-
MAKI Ingatkan Jaksa Jangan Terjebak Manuver Nadiem Makarim
-
Kemenkes Siapkan Strategi Swab Mandiri untuk Perluas Deteksi Dini Kanker Serviks
-
KPK Bakal Periksa Eks Menaker Hanif Dhakiri Terkait Kasus Korupsi RPTKA
-
Polda Metro Jaya Sita 27 Kg Sabu dan Happy Five Senilai Rp41,7 Miliar di Tangerang
-
Propam Usut Dugaan Salah Prosedur Polisi yang Amankan Pedagang Es Gabus di Johar Baru
-
Bukan Cuma 28, Satgas PKH Ungkap Potensi Gelombang Baru Pencabutan Izin Perusahaan Pelanggar Hutan
-
KAI Daop 1 Rilis Jadwal Mudik Lebaran 2026, Siapkan 37 Ribu Kursi Per Hari
-
Pascabanjir Cengkareng, Sudin LH Jakbar Angkut 187 Ton Sampah dalam 8 Jam
-
Mensos Paparkan Data Bencana Januari 2026: 34 Titik Melanda Indonesia, Jawa Jadi Wilayah Terbanyak