Suara.com - Kantor Satuan Pelaksana Tugas (Kasatpel) Lingkungan Hidup (LH) Kelurahan Bangka, Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, dilempari batu oleh oknum PPSU alias pasukan oranye pada Jumat (3/7/2020) malam. Dalam video yang beredar di media sosial terlihat pecahan kaca jendela Kantor Kasatpel LH Kelurahan Bangka berserakan akibat lemparan batu.
Kapolsek Mampang, Kompol Sujarwo membenarkan adanya peristiwa tersebut. Sujarwo menyebutkan peristiwa itu diduga dipicu lantaran oknum petugas PPSU tidak terima terhadap salah petugas LH yang merekam aksi mereka saat tengah merayakan pesta ulang tahun.
"Ada lima orang PPSU sedang merayakan ulang tahun PPSU secara internal saja, mereka memutar musik, joget-joget dan sebagainya. Rupanya mengundang perhatian pegawai lingkungan hidup, ada foto dan memvideokan," kata Sujarwo kepada wartawan, Selasa (7/7/2020).
Kemudian, kata Sujarwo, oknum petugas PPSU yang khawatir video tersebut disebarluaskan mengejar petugas LH yang masuk ke Kantor Kasatpel LH Kelurahan Bangka. Tanpa basa-basi, oknum petugas PPSU itu pun melempari batu Kantor Kasatpel LH Bangka.
"Mungkin salah paham, dikejar masuk ke situ. Entah bagaimana kok ini dilempar kacanya. Lempar kaca mengakibatkan pecah di situ karena serpihan kaca begitu pecah ambyar," ujar Sujarwo.
Sujarwo mengemukakan jika pihaknya telah menerima laporan polisi atas peristiwa tersebut. Sejauh ini sebanyak enam saksi telah diperiksa.
"Kita sudah periksa saksi-saksi. Ada enam orang yang diperiksa dari pelapor, PPSU, orang orang LH," tandasnya.
Berita Terkait
-
Petugas PPSU Cilangkap Tewas Tertimpa Pohon Tumbang
-
Reino Barack Terpaksa Temani Luna Maya Rayakan Ulang Tahun
-
Ratusan Truk Sampah dan 88 Road Sweeper DKI Jakarta Siaga Lebaran 2020
-
Nenek-nenek Dirampok di Kamar Mandi, Leher hingga Tangan Disayat Pelaku
-
Viral Video Wali Kota Malang Rayakan Ultah saat PSBB, Dikecam Publik
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
Terkini
-
Misteri Formasi Tak Lazim Drone Iran, Kesaksian Pilot F-15 Bikin Geger
-
Wacana Ekspor Satu Pintu Dinilai Berpotensi Perkuat Posisi Indonesia di Tengah Persaingan Global
-
Warga Sipiongot Senang Karena Jalan Diaspal Setelah Puluhan Tahun
-
Skandal Korupsi Kuota Haji: KPK Cecar Eks Dirjen PHU Hilman Latief Soal Modus Bagi-bagi 50 Persen
-
Masuk RS Polri Gegara Sakit Saluran Pencernaan! Penahanan Gus Yaqut Dibantarkan
-
Eks Plt Direktur PU Ditahan! Terima Suap BUMN dan Rekayasa Proyek Fiktif Rp16 Miliar
-
3 Tahun dalam Penyiksaan: Bagaimana Penyekapan YTR Bisa Luput dari Pantauan Sekitar?
-
Sasaran Turis Bali! 18 Kg Ganja Asal Amerika-Rusia Diselundupkan Lewat Trik Kompartemen Koper
-
Ditanya Nyesal Ikut Pilpres 2024, Anies Balik Tanya Publik: NyeseI Tak Memilih Saya?
-
Usut Dalang Pembagian Kuota Haji 50:50, Eks Dirjen PHU Kemenag Dicecar KPK