Suara.com - Seorang remaja di India ditangkap polisi karena membuat bank palsu dengan mencatut nama State Bank of India (SBI). Menyadur Gulf News pada Senin (13/07/2020), bank bodong ini dikonsep sebagai Bank SBI cabang Panruti.
Kamal Babu, pemilik bank palsu ini baru berusia 19 tahun. Ia diciduk polisi bersama dua rekannya, Manickam (52) yang memiliki usaha pembuat stempel karet dan Kumar (42), pemilik mesin cetak.
Awalnya, seorang karyawan SBI merasa heran dengan kantor cabang Panruti bikinan Babu. Berdasarkan kecurigaan ini, aksi kriminal Babu akhirnya tercium polisi dan langsung ditindak tegas.
Berdasarkan informasi, Babu dibesarkan di lingkungan yang dekat dengan dunia perbankan. Ayahnya adalah seorang karyawan bank yang meninggal 10 tahun lalu dan ibunya juga pensiun dari bank dua tahun lalu.
Babu diketahui menganggur sebelum nekat membuat bank palsu. Ia menyulap sebuah gedung di Panruti menjadi bank aba-abal, lengkap dengan semua ornamen yang menyerupai Bank SBI.
Sekilas, orang akan mengira bank bikinan Babu adalah cabang asli Bank SBI karena ia berhasil membuat duplikatnya dengan sempurna. Kejadian lantas heboh di media sosial India. Mirror Now turut memposting kasus ini di Twitter.
"Di #TamilNadu, cabang SBI (@TheOfficialSBI) palsu telah rusak, yang dilaporkan berjalan sejak 3 bulan terakhir. Cabang bank palsu itu terlihat oleh seorang karyawan SBI yang melewati daerah itu."
Warganet India lantas heboh membagikan postingan ini.
"Setelah #FakeEncounter mempresentasikan Anda #fakebank #SBI sepertinya bollywood mendapatkan skrip baru secara berturut-turut," tulis Ricky di akun @apurva0512
"Tingkat penipuan yang ekstrem! Set lengkap Cabang Duplikat #SBI," tulis Shashidhar Rajan dalam akun @srajan79.
Berita Terkait
Terpopuler
- Profil Norman Joesoef, Pengusaha Muda yang Disebut-sebut Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- 4 HP Murah Baterai 7000 mAh, Tahan hingga 2 Hari dengan Performa Kencang
- 6 HP Samsung Rp2 Jutaan Terbaik: Kamera Tajam, NFC hingga Koneksi 5G
- Rumah Lansia 82 Tahun Dieksekusi PN Jakbar Meski Masih Sengketa
Pilihan
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
Terkini
-
Bukan Hanya Populer, Seskab Teddy Salip Sejumlah Menteri Senior dalam Urusan Kinerja
-
Jejak Sang Maestro di Piala Presiden, Ketika Pemimpin Meletakkan Tongkat Estafet
-
Lahir dari DNA Meradelima, Kembang Goeyang Hadirkan Konsep Tempo Dulu di Sarinah
-
Mengenal Pendidikan Profesi Arsitek, Bekal Sebelum Terjun ke Dunia Praktik
-
IPEKA RUN 2026 Jadikan Olahraga sebagai Bagian dari Pengalaman Belajar Langsung
-
5 Conditioner untuk Rambut Kering, Bebas Kusut dan Lembut Berkilau
-
Deretan Mobil Keluarga dengan Kabin Lapang yang Melantai di GIIAS 2026
-
Kredit Macet Hantui Industri Pinjol
-
Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru
-
Gebrakan Bentor Nazaruddin: Misi 50 Kursi PRI dan Sinyal Barometer Lampung