Suara.com - Seorang pria di Myanmar ditemukan tewas bersama dengan seekor sapi setelah pikap yang ditumpanginya disambar kereta api.
Menyadur Asia One, Selasa (14/7/2020), polisi stasiun Ban Pong di subdistrik Nong Kob mendapat laporan tentang kecelakaan di sebuah perlintasan kereta api terbuka di depan Kuil Nong Kop Senin (13/7).
Di tempat kejadian, petugas menemukan sebuah mobil jenis pikap berwarna biru terbalik dan dalam keadaan rusak parah akibat ditabrak Kereta Express No 168, yang beroperasi dari Bangkok ke Kan Tang di provinsi Trang.
Di sisi jalan petugas menemukan mayat Min Min (nama belakang dirahasiakan), berusia 35 tahun, dan penumpang bernama Sho (nama belakang dirahasiakan) dengan kondisi luka-luka. Sho kemudian dilarikan ke rumah sakit Ban Pong dan sudah dalam kondisi stabil.
Sekitar 100 meter dari lokasi kecelakaan ditemukan seekor bangkai sapi, yang juga terlempar dari truk karena kecelakaan tersebut.
Menurut pengakuan Sho kepada petugas, ia dan Min Min bekerja di sebuah rumah jagal di provinsi Nakhon Pathom dan membawa sapi itu dari sebuah peternakan untuk disembelih.
Ketika mereka melewati persimpangan kereta tersebut, mereka tidak melihat adanya kereta dan langsung tertabrak. Kereta api yang juga mengalami kerusakan, harus dikeluarkan dari lintasan.
Petugas sedang menyelidiki dan memeriksa saksi untuk menentukan bagaimana kecelakaan itu terjadi.
Baca Juga: Ditabrak, Sopir Wanita Berpakaian Bikini Keluar Mobil dan Joget-joget
Berita Terkait
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Ruben Onsu Jadi Tersangka Kasus Dugaan Penipuan, Bakal Dipanggil Polisi Minggu Depan
- 20 Kode Redeem FF Aktif 20 Agustus 2026: Klaim Item Langka dan Bundle Spesial
- Harga Serum Penghilang Flek Hitam yang Efektif dan Aman, Ini 5 Rekomendasi Produknya
- Warga Jogja Protes Desil Naik, Status Miskin Masuk Desil 9, Pemda DIY Minta BPS Klarifikasi
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Kendaraan Kustom Makin Marak di Jogja, Legalitas Masih Jadi PR Besar
-
Setelah 4 Tahun Terendam, Jalan Cipayung-Pasir Putih Akhirnya Dibuka Lagi
-
Tenaga Penjualan Jadi Kunci Penguatan Industri Asuransi Jiwa
-
Gamelan Makin Digandrungi di Amerika, Pakualaman Beri Peringatan Keras ke Warga Lokal
-
OSL Indonesia Bidik Peluang Tokenisasi Aset di Tengah Pertumbuhan Ekonomi Digital
-
3 Rekomendasi Bedak Emina untuk Remaja dan Anak Sekolah, Ringan Bikin Wajah Fresh
-
Transaksi Saham BEI Makin Ramai, IHSG Naik 1,93 Persen Sepekan
-
Penggerebekan di Lawang: Polisi Temukan Ribuan Ekstasi Tersembunyi dalam Boneka
-
Gempa Flores M 7,7, Bantuan Logistik Mulai Dikirim untuk Warga Terdampak
-
Benteng Terakhir Sukorahayu: Saat Petani Ikhlas Kehilangan Sawah Demi Damai dengan Gajah