Suara.com - Enam orang dalam satu keluarga dilaporkan hanyut di Sungai Bahapal, Kabupaten Simalungun, Provinsi Sumatera Utara. Lima orang meninggal dunia dan satu orang lainnya belum ditemukan.
“Jumlah korban enam orang, lima di antaranya telah dievakuasi dalam keadaan meninggal dunia dan satu orang dalam pencarian,"ujar Humas Kantor SAR Medan, Hisar Turnip, sebagaimana dilansir Kabarmedan.com (jaringan Suara.com), Senin (20/7/2020).
Berdasarkan informasi yang dihimpun, korban meninggal yakni Evi Naibaho (44), Firli Ayu (12), Fitri Ayu (10), Febi Ayu (8), dan Rizki (8). Sementara korban yang belum ditemukan yakni Rahman (38).
Sementara peristiwa menyedihkan itu terjadi pada Minggu (19/7/2020). Awalnya, para korban yang berasal dari Tebing Tinggi berkunjung ke rumah saudaranya di Huta Sipangah Nagori Bandar Selamat.
Sekitar pukul 14.00 WIB, mereka lalu pergi ke Sungai Bahapal untuk mandi-mandi.
“Tiba-tiba salah seorang korban terhanyut. Korban lain sempat saling memembantu dan mengakibatkan seluruh korban terbawa arus sungai,” ujarnya.
Tim SAR gabungan yang mendapat laporan turun ke lokasi dan melakukan pancarian.
“Untuk korban Rahman masih dalam pencarian,” katanya memungkasi.
Baca Juga: Bocah Perempuan yang Ditemukan Tewas dalam Baik Air Diduga Dibunuh
Berita Terkait
-
Bocah Perempuan yang Ditemukan Tewas dalam Baik Air Diduga Dibunuh
-
Hilang Semalaman, Bocah 5 Tahun Tewas di Bak Air di Bandung
-
Rayakan Kelulusan, Calon Siswa SMP Tewas Tenggelam di Kali Code
-
Kapal Perang TNI AL Tenggelam di Jatim, Disebut karena Bocor
-
Terkait Tragedi Aktor Glee, Ini Pertolongan Pertama Saat Ada yang Tenggelam
Terpopuler
- Jadwal Pemadaman Listrik PLN Kamis 18 Juni 2026 Wilayah Jogja Jateng, Cek Daftar Lokasinya
- Motor Baru Harley-Davidson Harga Cuma Rp40 Jutaan, Tenaga Setara Motor 250cc
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
- Viva Sunscreen Foundation SPF Berapa? Banyak Dapat Review Positif dari Pengguna
- KPK Ungkap Dugaan Modus 'Pinjam Bendera' di Proyek Gedung Pemkab Lamongan Rp151 Miliar
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
GKR Hemas Ajak Generasi Muda Bangun Kepemimpinan Berbasis Nilai Budaya
-
GERD Kambuh, Dokter Tifa Pakai Kursi Roda usai Pemeriksaan di RS Polri
-
Maraton Geledah Tiga Lokasi di Bali, KPK Amankan Barang Bukti Kasus Pemerasan WNA
-
Penyakit Bawaan Ditemukan Saat Pemeriksaan, Roy Suryo dan Dokter Tifa Dirawat di RS Polri
-
KPK Dalami Dugaan Penerimaan Uang Hasil Pemerasan WNA dalam Kasus Silmy Karim
-
Anak 5 Tahun Bongkar Dugaan Pembunuhan Ibunya di Tambora
-
KPK Cecar Yaqut soal Barang Bukti Kasus Korupsi Haji yang Telah Dikumpulkan Penyidik
-
Sekolah Rakyat Jadi Harapan Baru Anak Miskin, Wamensos: Presiden Jalankan Amanat Konstitusi
-
Pramono Siapkan 500 Ondel-Ondel Karya Desainer Top untuk Rayakan 5 Abad Jakarta
-
Irma Suryani: Program MBG Bisa Jadi Mudarat Jika Salah Sasaran dan Tak Dikelola Profesional