Suara.com - Seorang pria di Australia nekat melanggar aturan lockdown terkait pandemi virus corona untuk memuaskan keinginannya menyantap ayam saus mentega. Sayangnya, rencana ini tak berjalan mulus.
Menyadur Gulf News, Kamis (23/7/2020), Noel Atkinson rela berjalan sejauh 32 km untuk menjemput makanan kesukaannya. Tapi, ia malah berakhir kena denda puluhan juta.
Pria berusia 48 tahun ini memutuskan untuk membeli ayam saus mentega pada Jumat (17/7) malam. Meski sudah lewat pukul 23.00 malam, ia tetap memacu sepeda motornya ke restoran tersebut.
"Karena sudah jam 11 malam, semua restoran di daerah saya tutup, dan saya ingin memakan ayam mentega. Saya biasa makan makanan India karena ibu saya dari Ambala," ujar Noel.
"Saya akhirnya menemukan satu restoran yang buka tetapi tidak ada pengiriman rumah ke tempat saya karena jaraknya (jauh). Jadi saya memutuskan untuk pergi ke sana," sambungnya.
Belum sampai di tempat makan yang terletak di pusat kota, pria yang bekerja sebagai tukang bangunan ini malah diberhentikan oleh polisi.
Petugas polisi menyatakan ia telah melanggar aturan kuncian. Akibatnya, ia diperintahkan untuk putar balik dan dikenakan denda sebesar USD 1.625 atau sekitar Rp 23 juta.
"Polisi mengikuti saya selama beberapa waktu untuk memastikan saya kembali ke rumah," katanya.
Kisah Noel yang mendapatkan julukan "ayam mentega termahal di dunia" ini pun viral di media sosial dan sampai ke telinga si pemilik restoran.
Baca Juga: Corona Masih Merajalela, Penduduk Melbourne Kini Wajib Pakai Masker
Tersentuh dengan perjuangan Noel, pemilik restoran pun memberi kesempatan makan ayam gratis setahun penuh untuknya. Tentu saja, usai periode kuncian berakhir.
Lebih lanjut disebutkan, Autralia kini tengah terhantam gelombang kedua Covid-19, dengan 484 kasus baru yang belakangan muncul di negara bagian Victoria.
Berita Terkait
Terpopuler
- Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
- Partai Kaesang Tutup Pintu Rapat untuk Ketum Projo: Tempat Budi Arie Bukan di PSI
- Dilaporkan ke Bareskrim Polri, Gus Lilur Tantang 4 Tokoh NU Ngaji Kitab Kuning Saat Muktamar
- Desil Tak Akurat Bisa Bikin Warga Kehilangan Hak Bansos!
- AMPB Pulang Usai Audiensi DPR, Relawan Ojol Curiga Ada Kesepakatan Transaksional
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
Ajarkan Anak Soal Uang Sejak Dini, Mulai dari Bedakan Kebutuhan dan Keinginan
-
Isu Hercules Muncul di Tengah Kericuhan 27 Agustus, Polda Metro: Masih Didalami
-
Sepenggal Kisah Ketulusan Warga Jombang di Muktamar NU: Sumbang Beras, Sayur hingga Sapi
-
Praperadilan Febrie Adriansyah Ditolak, Pengacara: HAM Tak Jadi Acuan
-
4 Rekomendasi Serum Wardah yang Aman untuk Ibu Hamil, Kulit Glowing Tanpa Was-Was!
-
Janji 19 Juta Lapangan Kerja Prabowo Ditagih, Pemerintah Diminta Berhenti Berkilah
-
Indonesia Percepat Langkah Kurangi Emisi Karbon lewat Teknologi CCS
-
Kenang Korban, Massa Gelar Aksi 'Agustus Gelap' di UGM: Menolak Lupa Kekerasan Aparat
-
Diskon Tiket Pestapora 2026 dari BRI, Segera Klaim Sebelum Habis!
-
Cerita Pedagang yang Tiba-tiba Naik ke Desil 10, Kaget dan Tak Terima Bantuan Lagi