Suara.com - Seorang pria berusia 73 tahun di Kanada tewas ditembak polisi, hanya beberapa jam setelah ia menolak memakai masker di sebuah supermarket.
Menyadur Channel News Asia, lansia ini sempat menyerang seorang pegawai supermarket yang memintanya untuk memakai masker.
Setelah menyerang, lansia ini kabur dari supermarket yang terletak di daerah Minden, sekitar 200 kilometer dari utara Toronto.
Polisi yang berada di lokasi kejadian memutuskan untuk tidak melakukan penangkapan dengan alasan keamanan di tempat publik.
Namun, polisi telah mencatat pelat mobil pria ini untuk menemukan kediamannya.
Dengan berbekal alamat rumah, dua petugas polisi menyambangi rumah lansia ini. Penggerebekan malah berujung pada tertembaknya si pria.
Unit Investigasi Khusus (SIU) Ontario mengatakan pria ini meninggal tak lama setelah di bawa ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan.
"Dari tempat kejadian, sebuah senapan semi otomatid dan pistol telah diamankan, ditambah dua senjata petugas polisi," ujar SIU.
Hingga kini identitas pria ini masih belum diketahui. Autopsi akan dilakukan pada Jumat (17/7).
Baca Juga: Dihantam Pandemi Covid-19, BBC dan The Guardian PHK Ratusan Karyawan
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Sampo Uban Sachet Bikin Rambut Hitam Praktis dan Harga Terjangkau
- 5 HP Helio G99 Termurah di Awal Tahun 2026, Anti Lemot
- 6 Rekomendasi HP OPPO Murah dengan Performa Cepat, RAM 8 GB Mulai Rp2 Jutaan
- 5 Rekomendasi Sepatu Adidas untuk Lari selain Adizero, Harga Lebih Terjangkau!
- 28 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 10 Januari 2026, Ada 15.000 Gems dan Pemain 111-115
Pilihan
-
Cek Fakta: Yaqut Cholil Qoumas Minta KPK Periksa Jokowi karena Uang Kuota Haji, Ini Faktanya
-
Hasil Akhir: Kalahkan Persija, Persib Bandung Juara Paruh Musim
-
Babak Pertama: Beckham Putra Bawa Persib Bandung Unggul atas Persija
-
Untuk Pengingat! Ini Daftar Korban Tewas Persib vs Persija: Tak Ada Bola Seharga Nyawa
-
Kriminalisasi Rasa Tersinggung: Mengadili Komedi 'Mens Rea' Pandji Pragiwaksono
Terkini
-
4 Poin Utama Rapat Terbatas Prabowo di Hambalang: Dari Industri Tekstil hingga Chip Masa Depan
-
Kecupan Hangat Puan dan Prananda untuk Megawati: Sisi Lain Kekeluargaan di Balik Rakernas PDIP 2026
-
Logika KPK: Staf Tak Mungkin Punya Rp4 M, Direksi Wanatiara Otak Suap Pajak?
-
KPK Aminkan Teori 'Kebocoran Negara' Prabowo, Kasus Pajak Tambang Jadi Bukti Nyata
-
Sinyal Tarif Transjakarta Naik Menguat? Anggaran Subsidi Dipangkas, Gubernur Buka Suara
-
KPK: Wajib Pajak Boleh Lawan Oknum Pemeras, Catat Satu Syarat Penting Ini
-
Kena OTT KPK, Pegawai Pajak Langsung Diberhentikan Sementara Kemenkeu
-
Antisipasi Risiko Perluasan, Tanah Ambles di Panggang Gunungkidul Segera Diuji Geolistrik
-
KPK Ungkap Akal Bulus Korupsi Pajak PT Wanatiara Persada, Negara Dibobol Rp59 M
-
5 Fakta OTT Kepala Pajak Jakut: Suap Rp6 Miliar Lenyapkan Pajak Rp59 Miliar