Suara.com - Beberapa warga terlihat berebut layangan di tengah jalan yang ramai dengan kendaraan. Kejadian ini terekam kamera dan videonya viral di media sosial.
Peristiwa warga berebut layangan di tengah jalan ini dikabarkan terjadi di Manado.
Dalam postingan akun @energisolo, Minggu (26/7/2020), terlihat sejumlah orang saling berebut layangan yang terbang di atas jalan raya.
Ada beberapa orang yang terlihat membawa galah. Tongkat kayu panjang itu dipakai untuk meraih benang dan layangan yang terbang.
Awalnya, hanya ada sedikit warga yang berusaha mendapatkan layangan tersebut.
Mereka rela berlari sambil membawa galah di tengah jalan.
Hal ini membuat sebuah kendaraan harus menghentikan lajunya. Bahkan terdengar suara klakson mobil yang cukup keras sebagai bentuk peringatan kepada warga.
Saat layangan itu hampir jatuh ke jalan, warga lain ikut berebut. Mereka berlari dari tepi jalan ke tengah.
Orang-orang itu sama sekali tidak menghiraukan banyaknya kendaraan yang melintas.
Baca Juga: Razia Layangan di Kawasan Bandara Soekarno Hatta
Akun Instagram @energisolo menulis komentar yang menanggapi video viral tersebut.
"Demi layang-layang,,rela membahayakan nyawa sendiri. Emang layanganya lebih bernilai dari diri mereka sendiri? Lokasi : Manado," tulis @energisolo.
Warganet yang lain juga heran dengan aksi warga berebut layangan di tengah jalan ini.
"Kalau tertabrak kira-kira siapa yang bakal disalahkan," tulis @nana_*****.
"Maksudnya biar apa sih," komentar dari @diah****.
"Berkorban uang seribu lho...sampai rela berebut seperti itu," kata @ratna******.
Video selengkapnya warga berebut layangan di tengah jalan dapat disaksikan di sini.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
Terkini
-
Misteri Formasi Tak Lazim Drone Iran, Kesaksian Pilot F-15 Bikin Geger
-
Wacana Ekspor Satu Pintu Dinilai Berpotensi Perkuat Posisi Indonesia di Tengah Persaingan Global
-
Warga Sipiongot Senang Karena Jalan Diaspal Setelah Puluhan Tahun
-
Skandal Korupsi Kuota Haji: KPK Cecar Eks Dirjen PHU Hilman Latief Soal Modus Bagi-bagi 50 Persen
-
Masuk RS Polri Gegara Sakit Saluran Pencernaan! Penahanan Gus Yaqut Dibantarkan
-
Eks Plt Direktur PU Ditahan! Terima Suap BUMN dan Rekayasa Proyek Fiktif Rp16 Miliar
-
3 Tahun dalam Penyiksaan: Bagaimana Penyekapan YTR Bisa Luput dari Pantauan Sekitar?
-
Sasaran Turis Bali! 18 Kg Ganja Asal Amerika-Rusia Diselundupkan Lewat Trik Kompartemen Koper
-
Ditanya Nyesal Ikut Pilpres 2024, Anies Balik Tanya Publik: NyeseI Tak Memilih Saya?
-
Usut Dalang Pembagian Kuota Haji 50:50, Eks Dirjen PHU Kemenag Dicecar KPK