Suara.com - Media sosial dihebohkan dengan curhatan seorang warganet yang merasa ditipu saat membeli makanan di tepi Pantai Losari, Makassar. Ia dipaksa membayar Rp 155 ribu hanya untuk tiga kaleng susu dan empat potong kue.
Akun Instagram @makassar_iinfo mengunggah foto tangkapan layar status salah seorang warganet yang merasa ditipu itu. Ia mengaku, warung yang didatanginya hanyalah warung kopi biasa namun mematok harga sangat tinggi.
"Hati-hati minum kopi sekitar Pantai Losari, harganya sangat mahal. Padahal cuma di emperan toko pinggir jalan," tulis si warganet seperti dikutip Suara.com, Senin (27/7/2020).
Si warganet yang disembunyikan identitasnya itu juga mengunggah foto nota pembelian di warung tersebut. Pada nota tersebut tertulis tiga kaleng susu beruang seharga Rp 90 ribu.
Selain itu juga ada 3 telur seharga Rp 45 ribu dan 4 potong kue seharga Rp 20 ribu. Total tagihan yang harus dibayar oleh si warganet adalah Rp 155 ribu.
Pada nota tersebut juga tertulis tanggal pembelian yakni Minggu (26/7/2020). Meski demikian, tidak tertulis nama warung kopi yang menjual makanan dengan harga selangit itu.
Keluhan warganet itu sontak viral di media sosial. Banyak warganet yang mengingatkan untuk menanyakan harga terlebih dahulu sebelum membeli.
Meski demikian, tak sedikit pula warganet mengaku geram dengan ulah si pemilik warung. Sebab, pemilik warung menaikkan harga makanan yang terlalu tinggi hingga tak masuk akal.
"Iya sih harus tanya dulu. Tapi jangan melambung banget lah harganya, tiga kali lipat itu. Susu beruang biasanya cuma Rp 10 ribu," kata @dodic_12.
Baca Juga: Satu Orang Bawa Dua Motor, Cara Berkendara Ini Sulit Disaingi
"Makanya gue sebelum makan atau beli tanya harga dulu. Maksudnya supaya nggak dikerjai kayak gini, meskipun ada uang kalau beli, harga sudah tidak masuk akal," ujar @mulyrespeck.
"Susunya ambil dari kutub utara mungkin, jadi mahal," ungkap @uniwahyuni7_.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Menuju Pemilu 2029 yang Berbeda, Titi Anggraini Soroti Potensi Keragaman Calon Pemimpin Nasional
-
33 Tahun Tragedi Marsinah, Aksi Kamisan ke-907 Soroti Militerisasi
-
Hantavirus: Antara Risiko Global di MV Hondius dan Kesiagaan di Pintu Masuk Indonesia
-
Jelaskan Istilah Mitra dengan Homeless Media, Bakom RI Beri Kronologi Pertemuan bersama INMF
-
Kaesang Lantik Pengurus DPW PSI Papua Tengah, Nama Jokowi Diteriakkan
-
Ada Kasus Pencabulan Anak di Balik Kasus Narkoba Etomidate WNA China
-
Pemerintah Bahas Pengelolaan Kepegawaian dan Keuangan Daerah
-
Wamendagri Bima: Sinkronisasi Program Pusat dan Daerah Penting dalam Penyusunan RKP
-
Geruduk DPRD DKI, Aktivis Endus 'Bau Busuk' Dugaan Korupsi Proyek RDF Rorotan Rp 1,3 Triliun
-
Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara