Agung Sandy Lesmana | Ria Rizki Nirmala Sari
Rabu, 29 Juli 2020 | 13:49 WIB
Bupati Ogan Ilir Ilyas Panji Alam jumpa pers, umumkan dirinya positif virus corona. (Suara.com/Rio)

Suara.com - Direktur Jenderal Otonomi Daerah (Dirjen Otda) Kemendagri Akmal Malik menanggapi jumpa pers yang digelar Bupati Ogan Ilir, Ilyas Panji Alam untuk menyampaikan kabar kalau dirinya positif terinfeksi virus Corona (Covid-19).

Dia menganggap apa yang dilakukan Bupati Ilyas itu butuh mentalitas kuat.

Akmal mengatakan tidak mudah bagi seseorang bisa mengabarkan dirinya telah terpapar Covid-19. Lagipula sudah ada kepala daerah yang juga pernah melakukan hal serupa seperti Wali Kota Bogor Bima Arya.

"Enggak mudah loh, butuh mentalitas yang kuat untuk mengumumkan seseorang itu terdampak ya," kata Akmal saat dihubungi wartawan, Rabu (29/7/2020).

"Kita bisa belajar dari pengalaman dulu kang Bima Arya, begitu yang bersangkutan terpapar kan beliau dengan gentle mengumumkan ke publik," tambahnya.

Namun, Akmal memberi catatan apabila proses pengumuman tersebut bukan hanya memberikan kabar soal terpapar saja. Akan tetapi juga memberikan edukasi kepada masyarakat bagaimana menjalankan protokol kesehatan yang baik untuk dijalankan.

"Ini bisa jadi contoh untuk semua pihak," ujarnya.

Selain itu, menurutnya Bupati Ilyas juga bisa memberitahu kepada masyarakat apa saja langkah yang mesti dilakukan apabila sudah terpapar Covid-19. Seperti melakukan isolasi mandiri dan menjaga jarak dari orang lain.

Akmal juga menambahkan bahwa selama Bupati Ilyas menjalankan isolasi mandiri, tugasnya akan dilimpahkan kepada wakilnya.

"Terkait tugas-tugasnya bisa dilaksanakan oleh wakil. Kalau wakil enggak ada bisa sekda," pungkasnya.