Suara.com - Seekor kucing kecil ditemukan dengan luka bakar parah di tong sampah. Hewan itu diduga dibakar menggunakan kembang api yang diikat ke leher dan tubuhnya menggunakan selotip.
Menyadur NZ Herald, Rabu (5/7/2020), tindakan penyiksaan hewan itu terjadi di Brisbane, Queensland, Australia. Kasus itu telah dilaporkan ke kepolisian setempat.
Kucing bernama Charlie itu pertama kali ditemukan oleh warga lokal di mana leher, kaki dan perutnya terpasang kembang api yang direkatkan selotip.
Warga kemudian menghubungi kelompok pecinta hewan RSPCA Queensland pada 27 Juli lalu. Setelah dilarikan ke dokter, ditemukan luka bakar di leher dan mulutnya.
Dua heri berselang, polisi berhasil menemukan terduga pelaku setelah menggeledah rumah remaja berusia 20-an tahun.
Polisi menemukan kembang api, kaset, obat-obatan dan senjata api di kamar pemuda tersebut.
Polisi juga menemukan ponsel yang memperlihatkan rekaman seseorang menyalakan kembang api yang ditempelkan pada anak kucing.
Daniel Young, Kepala Inspektur RSPCA Queensland, mengatakan penyelidikan sedang berlangsung.
Dia mengaku tak mengerti mengapa ada orang-orang yang tega memberi perlakuan buruk terhadap hewan.
Baca Juga: WWF: 3 Miliar Hewan Terdampak Kebakaran Hutan Australia
"Sejujurnya saya tidak bisa berkata-kata. Bisa-bisanya ada orang yang memperlakukan binatang dengan cara seperti ini, kemudian membuanga ke tong sampah."
"Tingkat pelanggaran ini menunjukkan kurangnya empati dan tingkat kekejaman yang sangat mengganggu," tandasnya.
Berita Terkait
-
Beri Pengakuan Soal Pelecehan, IM: Indonesia dan Australia Beda Penanganan
-
Ingatkan untuk Pakai Masker, Polwan Ini Malah Dihajar hingga Gegar Otak
-
Darurat Covid-19, Tentara Dikerahkan di Melbourne
-
Hanya 2 Minggu, Ilmuwan Temukan 2 Meteroit
-
Kasus Covid-19 di Victoria Meningkat, Melbourne Tutup Pabrik dan Ritel
Terpopuler
- Pompa Air Paling Bagus dan Awet Merk Apa? Ini 4 Pilihan Terbaik Versi Review Pengguna
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- 5 HP Murah Terbaru Penyimpanan Lega Juni 2026: Memori 256 GB, Baterai 8.100 mAh
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Sudah Keluar Modal Besar, Asosiasi Minta Kepastian dan Mitigasi usai Moratorium Dapur MBG
-
Cerita di Balik Halte Setiabudi Integritas: Ide Ketua KPK saat Naik Bus dari Ragunan
-
Mandalika hingga Rempang: Hak Rakyat Tergilas Proyek Negara, Pemulihan Cuma Janji?
-
AI Digadang-gadang Mampu Kurangi Emisi Karbon, Benarkah?
-
Stop Stigma Anti-Negara! Kritik Bukan Ancaman, Semua Presiden Wajib Tunduk pada Konstitusi!
-
Benarkah Demo Mahasiswa Ditunggangi? Ini Alasan Mengapa PDIP Dicurigai
-
Wamensos Apresiasi Dukungan ESQ Group untuk Pendidikan dan Karier Siswa Sekolah Rakyat
-
Sekolah Rakyat Ubah Jalan Hidup Aldo, Mantan Tukang Las Kini Punya Impian ke Negeri Sakura
-
Bupati Kediri Apresiasi Capaian Siswa Sekolah Rakyat dalam Open House 2026
-
Rano Karno Janji Tuntaskan Banjir Abadi Joglo: Jalan Ambles Aja Kita Perbaiki