Suara.com - Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) resmi mengumumkan mantan kapten tim sepak bola Persib Bandung, Atep Ahmad Rizal alias Atep sebagai bakal Calon Wakil Bupati Kabupaten Bandung di Pilkada Serentak 2020.
Hal itu diumumkan Ketua DPP Bidang Politik PDIP Puan Maharani secara virtual dari kediaman Ketua Umum Megawati Soekarnoputri, Jalan Teuku Umar, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (11/8/2020).
Atep akan disandingkan dengan kader PDI Perjuangan Yena Rohaniah Iskandar sebagai bakal Calon Bupati Kabupaten Bandung.
"Kabupaten Bandung, Yena Rohaniah Iskandar dan Atep," kata Puan Maharani, Selasa (11/8/2020).
Lord Atep -julukannya di lapangan- diketahui sudah menjadi ikon bagi Bobotoh karena sudah berseragam Maung Bandung selama 10 musim.
Meski dalam catatan kariernya, Atep sempat bergabung dengan rival Persib yakni Persija Jakarta pada 2004-2008.
Namun gelandang kelahiran Cianjur, Jawa Barat akhirnya memilih kembali ke kampung halaman dan bergabung ke Persib Bandung pada musim 2008/2009.
Kini, Atep terpantau masih aktif bermain dan terkahir bergabung dengan klub PSKC Cimahi, meski akan turun ke dunia politik pada Pilkada Serentak 9 Desember 2020 mendatang.
Sebelumnya, Ketua DPP Bidang Politik PDIP Puan Maharani telah mengumumkan 75 kepala daerah gelombang keempat untuk Pilkada 2020 pada Selasa (11/8/2020) hari ini.
Baca Juga: PDIP Berikan Rekomendasi ke Istri Bupati Azwar Anas Maju Pilkada Banyuwangi
Dari 75 nama calon paslon tersebut, terdapat nama keponakan Prabowo Subianto, Rahayu Saraswati Djojohadikusumo sebagai Calon Wakil Wali Kota Tangerang Selatan.
PDIP juga mengusung menantu Jokowi, Bobby Nasution sebagai Bakal Calon Wali Kota Medan yang disandingkan dengan kader Gerindra, Aulia Rahman.
Sebelum ini, DPP PDIP juga sudah mengumumkan 48 bakal paslon kepala daerah pada gelombang pertama 19 Februari 2020, kemudian mengumumkan 45 nama bakal paslon kepala daerah pada gelombang kedua 17 Juli 2020.
Pasangan anak Jokowi, Gibran Rakabuming Raka dan Teguh Prakosa untuk Pemilihan Wali Kota Solo termasuk yang diumumkan Megawati pada gelombang kedua.
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Sebut Bukan Insiden Kebetulan, Nandang Sutisna Desak Evaluasi Program Makan Bergizi Gratis
-
Tiyo Ardianto Respons Viral Aksi Penolakan di UGM, Singgung Kondisi Mahasiswa 'Terpaksa' Demo
-
Aksi Bersih & Penghijauan dalam Memperingati HLH 2026, NHM Ajak Masyarakat Jaga Lingkungan Bersama
-
Wamendagri Bima Arya Tekankan Penguatan Karakter Generasi Muda Berbasis Nilai Budaya
-
Bukan Ancaman, Anis Matta Sebut Demo Justru 'Picu' Pemerintah Kerja Lebih Baik
-
Massa Bertahan di Gejayan Meski Aksi Selesai, Bunyi Klakson - Seruan Turunkan Prabowo Terus Menggema
-
Soal TNI-Komcad Dikerahkan di Demo Mahasiswa, Ini Reaksi Komisi I DPR
-
Turun Aksi di Jogja, Cholil ERK Tegaskan Gerakan Masyarakat Jangan Mengempis
-
Benarkah Jokowi Segera Jadi Ketua Dewan Pembina? PSI Kasih 'Kode Keras' Begini
-
Jawab Tuntutan Mahasiswa, Bakom RI Sebut Kebijakan Presiden Prabowo Hemat Anggaran Rp300 Triliun!