Suara.com - Politisi Partai Demokrat Ferdinand Hutahaean mengaku senang dengan ramainya tempat wisata di sejumlah tempat. Ia berharap fenomena tersebut menjadi pertanda Indonesia tak masuk jurang resesi.
Hal itu disampaikan oleh Ferdinand melalui akun Twitter miliknya @ferdinandhaean3. Ferdinand berharap fenomena kemacetan di sejumlah tempat wisata memberikan harapan baru bagi perekonomian nasional.
"Senang pagi ini melihat berita, di banyak tempat tujuan wisata terjadi kemacetan dan padat," kata Ferdinand seperti dikutip Suara.com, Jumat (21/8/2020).
Dengan adanya aktivitas masyarakat di sejumlah tempat hiburan, diharapkan roda perekonomian kembali berputar. Sehingga, Indonesia bisa selamat dari jurang resesi.
"Semoga ini pertanda ekonomi kita menuju akan pulih da tak masuk resesi," ungkapnya.
Meski demikian, Ferdinand mengingatkan kepada masyarakat untuk tetap mematuhi protokol kesehatan.
Walaupun ekonomi Indonesia mulai bergerak, jangan sampai ada peningkatan kasus Covid-19 akibat masyarakat yang lalai mematuhi protokol kesehatan.
"Pesanku tetap jaga jarak, gunakan masker, rajin cuci tangan di tempat wisata stidaknya gunakan hand sanitizer," ungkapnya.
Jalur Puncak macet total
Baca Juga: Buat yang Liburan, Ini 10 Titik Macet di Puncak Bogor
Kemacetan menuju tempat wisata terjadi di sejumlah tempat, salah satunya jalur Cipanas-Puncak Bogor. Setidaknya ada 10 titik langganan macet di jalur tersebut.
Sepuluh titik itu adalah Simpang Gadog, Pasir Muncang, Pasir Angin, Megamendung, Cisarua, Jatiwangi, Taman Safari Indonesia, Ciburial, Gunung Mas dan Masjid Attaawun.
Kepala Satuan lalu lintas Polres Bogor, AKP Fitra Zuanda mengimbau masyarakat yang akan menghabiskan libur panjang tahun baru Islam 1442 Hijriah di wilayah selatan Kabupaten Bogor itu untuk tertib berlalu lintas, dan tak mengambil jalur lawan arah, khususnya bagi pemotor.
"Kami minta pengendara yang mengalami oneway agar bersabar dan tidak nekat melambung naik karena bisa menghambat arus," kata Fitra.
Diprediksi peningkatan volume kendaraan di jalur penghubung Kabupaten Bogor dengan Kabupaten Cianjur itu akan berlangsung pada hari ini hingga Minggu (23/8/2020) mendatang.
"Kami berlakukan sejumlah rekayasa lalu lintas di Jalur Puncak Bogor. Karna kondisi saat ini libur panjang di akhir pekan, dan pasti akan berdampak pada peningkatan volume kendaraan," ungkap Fitra.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- Promo Alfamart Hari Ini 7 Mei 2026, Body Care Fair Diskon hingga 40 Persen
- 5 Pilihan HP Android Kamera Stabil untuk Hasil Video Minim Jitter Mei 2026, Terbaik di Kelasnya
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Markas Judi Online Lintas Negara di Hayam Wuruk Digerebek, Polisi Sita Banyak Barang Bukti
-
Prabowo Tiba di Gorontalo, Langsung Tinjau Kampung Nelayan Leato Selatan
-
ILRC Ungkap Femisida Banyak Terjadi di Ruang Privat, Pelaku Bisa Pasangan hingga Keluarga
-
KPK Bantah Open Donasi Anak Yatim, Poster Berlogo Lembaga Disebar ke Grup WhatsApp
-
Berkunjung ke Miangas, Prabowo Beri Bantuan Kapal Ikan, Starlink hingga Handphone
-
Wamendagri Wiyagus: Kendari Punya Peluang Besar Jadi Pusat Ekonomi dan Industri MICE Indonesia Timur
-
Zulkifli Hasan Target PAN Banten Tiga Besar di Tanah Jawara
-
Usai Jalani Sidang di Jakarta, Ammar Zoni Kembali Dipindah ke Lapas Super Maksimum Nusakambangan
-
Prabowo Janji Renovasi Puskesmas dan Sekolah di Miangas
-
Ada Semangat dan Kehidupan Baru dari Balik Pintu Huntara