Suara.com - Bupati Halmahera Timur, Muhdin Ma'bud meninggal dunia pada Jumat (4/89/2020). Ia ambruk ditengah-tengah orasinya di hadapan rakyat Halmahera usai mendaftarkan diri di KPU untuk Pilkada mendatang.
Video rekaman ambruknya Muhdin Ma'bud pun viral di sosial media. Saat itu, ia menyampaikan orasinya di hadapan masyarakat.
"Untuk selanjutnya kami akan serahkan kepada generasi-generasi," kata almarhum seperti yang terekam dalam video yang dibagikan akun Facebook Kosong Toedju.
Muhdin yang saat itu mengenakan kemeja putih kembali melantangkan suaranya untuk membakar semangat para pendukung yang sudah menunggunya.
"Pondasi pembangunan negeri ini harus kokoh harus tangguh!" kata Bupati yang menjabat sejak Maret lalu tersebut.
Belum sempat ia menyelesaikan pidatonya, Muhdin tiba-tiba terdiam dan ambruk di atas podium.
Para warga berteriak melihat ambruknya sang Bupati di hadapan mereka. Muhdin kemudian dikabarkan meninggal pada pukul 16.00 WIB.
Bupati Halmahera Timur (Haltim), Maluku Utara, Muhdin Ma’bud meninggal dunia setelah mendaftar di KPU di Komisi Pemilihan Umum (KPU) Haltim.
Baca Juga: Usai Daftarkan Diri di KPU, Bupati Haltim Meninggal di Hadapan Pendukungnya
Muhdin sejatinya akan berjuang di Pilkada 2020 mendatang berpasangan dengan Anjas Taher diusung oleh Partai Golkar.
Muhdin merupakan Wakil Bupati Haltim pada periode 2010-2015 dan 2016-2020. Pada Maret, ia dilantik menjadi Bupati Haltim menggantikan Rudy Erawan yang tersangkut kasus suap dan divonis 4,5 tahun penjara.
Pada Pilkada 2020 ini, Muhdin memutuskan berpasangan dengan Anjas. Keduanya diusung oleh Partai Hanura, Partai Golkar, Partai Demokrat, Partai Nasdem, dan Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia.
Berita Terkait
-
Masih Ada Konvoi Antar Paslon Mendaftar, Menteri Tito Sentil KPU
-
Usai Daftarkan Diri di KPU, Bupati Haltim Meninggal di Hadapan Pendukungnya
-
Jaga Pilkada, Tito: Satpol PP Jangan Main Asal Pukul, Bisa Picu Konflik
-
Digelar Musim Pagebluk, Pilkada 2020 Diharap Tak Jadi Klaster Corona
-
Berangkat ke KPU, Gibran-Teguh Naik Sepeda Ontel
Terpopuler
- 5 Mobil Bekas Irit Bensin Pajak Murah dengan Mesin 1000cc: Masa Pakai Lama, Harga Mulai 50 Jutaan
- 45 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 Maret 2026: Kesempatan Raih ShopeePay dan Bundel Joker
- 65 Kode Redeem FF Terbaru 14 Maret 2026: Sikat Evo Scorpio, THR Diamond, dan AK47 Golden
- 26 Kode Redeem FF 13 Maret 2026: Bocoran Rilis SG2 Lumut, Garena Bagi Magic Cube Gratis
- 5 Rekomendasi Parfum di Indomaret yang Tahan Lama untuk Salat Id
Pilihan
-
Harry Styles Ungkap Perjuangan Jadi Penyanyi Solo Usai One Direction Bubar
-
Dulu Nostalgia, Sekarang Pamer Karir: Mengapa Gen Z Pilih Skip Bukber Alumni?
-
Tutorial S3 Marketing Jalur Asbun: Cara Aldi Taher Jualan Burger Sampe Masuk Trending Topic
-
Dilema Window Shopping: Ketika Mal Cuma Jadi Katalog Fisik Buat Belanja Online
-
Kabar Duka, Jurgen Habermas Filsuf Terakhir Mazhab Frankfurt Meninggal Dunia
Terkini
-
Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS Diduga Aktor Terlatih, Polisi: Pelaku Memiliki Ketenangan
-
KPAI: Kematian Siswa SMAN 5 Bandung Momentum Hentikan Tradisi Geng Pelajar
-
Keras! Paus Leo XIV Singgung Serangan AS yang Tewaskan Ratusan Anak Iran: Hentikan Perang
-
Kisah Nenek Aca di Kampung Rambutan, Nabung dari Jualan Nasi Uduk Demi Mudik Lebaran
-
Mudik Lebaran 2026, BKKBN Siapkan Posko Konsultasi Keluarga di 31 Provinsi
-
Bongkar Hoaks Foto AI Pelaku Teror Andrie Yunus, Polisi: Diduga Disusun Jaringan Pelaku yang Panik
-
Donald Trump Provokasi Negara-negara Arab Rangkulan dengan Israel Serang Iran
-
Trump Gigit Jari: Negara-negara Lain Ogah Bantu Militer AS, NATO Terancam Bubar
-
Konflik Timur Tengah Memanas, Bagaimana Nasib Haji 2026?
-
Terekam Jelas CCTV! Polisi Beberkan Jejak Pelarian Pelaku Teror Air Keras Andrie Yunus