Suara.com - Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejaksaan Agung RI, Ali Mukartono, mengemukakan bahwa materi pertemuan antara Jaksa Pinangki Sirna Malasari dengan Djoko Tjandra di Malaysia turut dibahas dalam gelar perkara hari ini.
Termasuk soal isu bahwa Jaksa Pinangki sempat melaporkan pertemuan dengan Djoko Tjandra kepada Jaksa Agung RI, ST Burhanuddin.
Meski begitu, Ali enggan merinci detil daripada materi dalam gelar perkara tersebut. Menurutnya hal itu akan diungkap saat persidangan.
"Tetapi materinya tidak perlu saya sampaikan di sini. Tapi dibahas (dalam gelar perkara), iya. Nanti di pengadilan akan muncul," kata Ali saat jumpa pers di Gedung Bundar Jampidsus, Kejaksaan Agung RI, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Selasa (8/9/2020).
Nama Jaksa Agung RI, ST Burhanuddin, sempat terseret dalam sengkarut kasus Djoko Tjandra. Berdasar laporan majalah Tempo edisi 22 Agustus 2020 dituliskan bahwa Burhanuddin diduga mengetahui pertemuan antara Jaksa Pinangki dengan Djoko Tjandra di Kuala Lumpur, Malaysia.
Bahkan, berdasar narasumber yang dikutip Majalah Tempo disebutkan bahwa Jaksa Pinangki sempat menghubungi Burhanuddin melalui sambungan video call usai bertemu dengan Djoko Tjandra.
Kendati begitu, Ali telah membantah isu tersebut. Berdasar hasil klarifikasi terhadap Jaksa Pinangki, Ali mengklaim bahwa yang bersangkutan tidak mengakui pernah menghubungi Burhanuddin melalui sambungan video call usai bertemu dengan Djoko Tjandra.
"Dia (Pinangki) tidak mengakui hal itu saat diminta keterangannya oleh penyidik," kata Ali kepada wartawan, Selasa (1/9) pekan lalu.
Baca Juga: Isu Jaksa Agung Terlibat Skandal Djoko Tjandra, Begini Reaksi Kejagung
Berita Terkait
-
Isu Jaksa Agung Terlibat Skandal Djoko Tjandra, Begini Reaksi Kejagung
-
Jika Penuhi Syarat, KPK Siap Ambil Alih Kasus Suap Jaksa Pinangki
-
Kejagung Gandeng KPK dan Bareskrim Polri Usut Kasus Jaksa Pinangki
-
KPK Siap Ambil Alih Kasus Suap Jaksa Pinangki, Jika...
-
Gelar Perkara Jaksa Pinangki Tak Disampaikan, Kejagung Minta Ini ke Publik
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Evaluasi MBG dan Krisis Regenerasi Petani Jadi Sorotan, Dudung Akui Program Perlu Ditata Ulang
-
Klaim Perdamaian Baru Versi Trump: Iran Setuju, Hormuz Dibuka, Nuklir Dibatasi
-
Sebut Bukan Insiden Kebetulan, Nandang Sutisna Desak Evaluasi Program Makan Bergizi Gratis
-
Tiyo Ardianto Respons Viral Aksi Penolakan di UGM, Singgung Kondisi Mahasiswa 'Terpaksa' Demo
-
Aksi Bersih & Penghijauan dalam Memperingati HLH 2026, NHM Ajak Masyarakat Jaga Lingkungan Bersama
-
Wamendagri Bima Arya Tekankan Penguatan Karakter Generasi Muda Berbasis Nilai Budaya
-
Bukan Ancaman, Anis Matta Sebut Demo Justru 'Picu' Pemerintah Kerja Lebih Baik
-
Massa Bertahan di Gejayan Meski Aksi Selesai, Bunyi Klakson - Seruan Turunkan Prabowo Terus Menggema
-
Soal TNI-Komcad Dikerahkan di Demo Mahasiswa, Ini Reaksi Komisi I DPR
-
Turun Aksi di Jogja, Cholil ERK Tegaskan Gerakan Masyarakat Jangan Mengempis