Suara.com - Anggota TNI Prada M Ilham yang menjadi otak di balik aksi penyerangan dan perusakan terhadap Polsek Ciracas, Jakarta Timur kini resmi ditetapkan sebagai tersangka.
Aksi penyerangan terhadap kantor polisi itu terjadi setelah Prada Ilham menyebarkan berita hoaks kepada rekan-rekannya jika dirinya dikeroyok. Padahal, faktanya Ilham jatuh dari sepeda motornya setelah menenggak dua gelas miras jenis anggur merah.
Komandan Pusat Polisi Militer TNI AD, Letjen Dodik Widjanarko mengatakan Prada Ilham nekat menyebarkan hoaks karena takut dimarahi oleh atasannya karena sepeda motor Honda Blade hitam B 3580 TZH yang dipinjamnya itu rusak dalam kecelakaan tunggal.
Ditambah saat berkendara, Ilham tak membawa surat-surat.
"Serta takut diproses hukum karena saat mengendari motor tidak punya SIM dan gak bawa STNK," kata Dodik di Markas Puspomad, Jakarta Pusat, Rabu (9/9/2020).
Setelah ditetapkan sebagai tersangka, Prada Ilham kini harus meringkuk di penjara. Dia bakal dibawa di Denpom Jaya 2, Cijantung, Jakarta Timur.
"Dengan sudah ditetapkan sebagai tersangka, saat ini prada MI dilakukan penahanan di Denpom Jaya 2 Cijantung Pomdam Jaya," kata Dodik.
Dodik melanjutkan, setelah proses penyidikan dan penyelidikan lengkap, maka proses perkara tersebut bakal ditindaklanjuti. Nantinya, Prada MI dan tersangka lainnya akan diproses peradilan militer.
"Bila nanti proses penyidikan dan penyelidikan dianggap selesai dan lengkap, maka proses perkaranya akan dikirimkan ke auditor militer untuk ditindaklanjuti dengan proses peradilan militer," jelasnya.
Baca Juga: Provokator Serang Polsek, Prada Ilham Beli Miras di Dekat Kantor Dirkumad
Atas perbuatannya, Prada MI disangkakan pasal 14 ayat (1) juncto ayat (2) Undang-undang Nomor 1 Tahun 1946 tentang penyebaran berita bohong. Dia terancam pidana maksimal 10 tahun penjara.
56 Tersangka
Sebanyak 56 prajurit TNI telah ditetapkan sebagai tersanga dalam kasus penyerangan dan pengerusakan di Mapolsek Ciracas, Jakarta Timur.
Dari total tersebut, rincian ada 50 prajurit TNI Angkatan Darat dan 6 prajurit TNI Angkatan Laut.
Khusus untuk prajurit Angkatan Darat, total yang sudah diperiksa berjumlah 81 orang yang berasal dari 34 satuan.
Selain itu, sebanyak 23 personel Angkatan Darat kekinian telah dikembalikan ke kesatuannya. Pasalnya, mereka hanya diperiksa sebagai saksi.
Untuk prajurit Angkatan Laut yang menjalani pemeriksaan berjumlah 10 orang. Sementara itu, sebanyak 15 Angkatan Udara juga telah menjalani pemeriksaan. Hanya, belum ada tersangka dari pihak Angkatan Udara karena masih dilakukan pendalaman.
Terpopuler
- Profil Norman Joesoef, Pengusaha Muda yang Disebut-sebut Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- 4 HP Murah Baterai 7000 mAh, Tahan hingga 2 Hari dengan Performa Kencang
- 6 HP Samsung Rp2 Jutaan Terbaik: Kamera Tajam, NFC hingga Koneksi 5G
- Rumah Lansia 82 Tahun Dieksekusi PN Jakbar Meski Masih Sengketa
Pilihan
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
Terkini
-
Bukan Hanya Populer, Seskab Teddy Salip Sejumlah Menteri Senior dalam Urusan Kinerja
-
Jejak Sang Maestro di Piala Presiden, Ketika Pemimpin Meletakkan Tongkat Estafet
-
Lahir dari DNA Meradelima, Kembang Goeyang Hadirkan Konsep Tempo Dulu di Sarinah
-
Mengenal Pendidikan Profesi Arsitek, Bekal Sebelum Terjun ke Dunia Praktik
-
IPEKA RUN 2026 Jadikan Olahraga sebagai Bagian dari Pengalaman Belajar Langsung
-
5 Conditioner untuk Rambut Kering, Bebas Kusut dan Lembut Berkilau
-
Deretan Mobil Keluarga dengan Kabin Lapang yang Melantai di GIIAS 2026
-
Kredit Macet Hantui Industri Pinjol
-
Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru
-
Gebrakan Bentor Nazaruddin: Misi 50 Kursi PRI dan Sinyal Barometer Lampung