Suara.com - Lewat akun Twitternya @Cobeh09 yang berpengikut 35 ribu orang, kritikus politik Agus Susanto menyerang politikus PDI Perjuangan Arteria Dahlan, Jumat (11/09/2020).
Agus dalam unggahannya mengomentari cara minum Arteria Dahlan yang menurutnya salah, dengan menukil sebuah hadits Nabi Muhammad saw.
"Arteria Dahlan, Ruang Sidang Badan Legislasi DPR RI 14 Juli 2020," tulisnya memulai kicauannya.
"Jika seseorang dari kalian makan, maka makanlah dengan tangan kanannya. Dan jika minum, maka minumlah dengan tangan kanannya, karena....setan makan dan minum dengan tangan kirinya."(HR. Muslim No. 2020), sambung Agus Susanto.
Dalam foto yang disertakan Agus, nampak anggota DPR RI itu sedang menikmati secangkir minuman.
Hanya saja, Arteria Dahlan menggunakan tangan kirinya untuk minum sehingga disinggung oleh Agus Susanto.
Sontak, postingan tersebut langsung memancing tanggapan dari ribuan warganet pengguna Twitter.
Sebanyak 1.100 orang telah mengklik lambang hati sebagai tanda menyukai unggahan itu. Sementara sebanyak 357 orang memilih untuk meretweet foto Arteria Dahlan tersebut.
Tidak sedikit pula warganet yang terpanggil untuk mengomentari cara minum Arteria Dahlan.
Baca Juga: Cek Fakta: Benarkah Arteria Dahlan Cucu Bachtaroeddin Anggota PKI?
"Adik saya kidal dari kecil, saya didik untuk makan dan minum pake tangan kanan, kadang saya agak keras. Alhamdulillah sekarang hanya nulis pake tangan kiri," kata pemilik akun @MMarhab*** berbagi kisah.
"Maksudnya makan dan minum mengunakan tangan kiri makan yang makan adalah setan dan setan akan mengalir melalui tenggorokan kita bersama makanan dan minuman yang tidak dibacakan basmallah," tulis akun @_Abul_Hu*** menerangkan maksud hadits yang dinukil Agus.
"Jangan su'udzon dulu, Arteria itu menggunakan kamera depan jadinya terbalik," celetuk @JabreakY*** mencoba menenangkan suasana.
Sebelumnya, Arteria Dahlan mendadak jadi perbincangan hangat masyarakat Indonesia akibat diterpa kabar kalau dia keturunan PKI.
Saat ia mengisi acara Indonesia Lawyers Club di TvOne, pembicara lainnya mengatakan bahwa kakek dari Arteria Dahlan adalah pendiri PKI Sumatera Barat.
Alhasil, tudingan itu langsung ramai diperbincangkan warganet dan beritanya berseliweran di berbagi media massa.
Berita Terkait
-
Hasto PDIP Kaget Isu Percepatan Muncul di Depan Jokowi: Itu Inkonstitusional
-
Cara Sederhana Merayakan Kemerdekaan dengan Secangkir Teh
-
8 dari 10 Anak Indonesia Kekurangan DHA, Ini yang Perlu Diperhatikan Orang Tua
-
Hasto Ungkap Alasan Megawati Pilih Upacara di Sekolah Partai Ketimbang Istana
-
Megawati Sentil Kemenkes Soal BPJS: Saya yang Bikin, Kenapa Sekarang Dikutik-kutik?
Terpopuler
- Gus Kikin Pimpin PBNU, Antara Satire 'Salah Dalil' hingga Guyon 'PWNU Jatim Cabang Jakarta'
- Persib Bandung vs Seoul FC dan Melbourne Victory, Mariano Peralta Kirim Psywar
- 8 Sepatu Jalan untuk Komuter KRL dan MRT yang Empuk dan Awet
- 9 Pilihan HP Infinix RAM 8GB Kelas Entry Level Harga Rp1-3 Jutaan
- Kulkas Merek Apa yang Tidak Ada Bunga Es? Ini Pilihan dan Tips agar Tak Salah Beli
Pilihan
-
Sudah dari 2023, 'Nyelang' Jadi Napas Warga Pesisir Cilincing Demi Dapatkan Air Bersih
-
Dikepung Asap Karhutla, Pesawat Menhut Raja Juli Antoni Gagal Mendarat di Pontianak
-
Santap Siang Bareng di Rusia, Prabowo Minta Maaf ke Putin Karena Hal Ini
-
Dua Bus Transjakarta Tubrukan di Pancoran, Benarkah Sopir Mengantuk karena Cuti Duka Ditolak?
-
Bikin Cemas! Pesawat Garuda Indonesia Pecah Ban Angkut 156 Penumpang
Terkini
-
Bukan Hanya Pangan dan Tempat Tinggal, Ini Kebutuhan Utama Warga Terdampak Gempa NTT
-
Pertama Kali Donor Darah? Simak Panduan dan Persiapannya dari Aksi Indodana Finance-KSDD
-
Karhutla Masuk Area Konsesi, Lebih dari 10 Perusahaan Perkebunan Sumsel Diminta Klarifikasi
-
FT Timnas Indonesia U-20 vs Laos: Zahaby Gholy Cetak Brace, Garuda Muda Puncak Klasemen
-
Donald Trump Bantah Rencana Ganti Nama Selat Hormuz dengan Namanya Sendiri
-
Kebakaran Renggut Nyawa 3 Pekerja, PT Evyap Beri Bantuan dan Evaluasi Operasional
-
Karhutla Sumsel Terus Berulang, Ketimpangan Agraria Kembali Dipertanyakan
-
Dari 566 Korban Keracunan Massal Sidoarjo, Tersisa 34 Santri Masih Dirawat di RS
-
Kali Bekasi Hitam Pekat dan Berbau
-
Polisi Bongkar Jaringan Merkuri Ilegal 1 Ton Senilai Rp2,8 Miliar, Pasok Tambang Emas di 3 Wilayah