Suara.com - Warga Korea Selatan tetap pergi menyaksikan pertunjukan sirkus tahunan di tengah pandemi Covid-19, namun dengan format yang sangat berbeda dari tahun sebelumnya.
Menyadur The Straits Times, sirkus tahunan - biasanya diadakan pada bulan Mei - diundur dua kali tahun ini karena Covid-19 sampai penyelenggara mengubahnya menjadi dengan format drive-in.
"Seni pertunjukan sangat penting bahkan selama pandemi," kata Cho Beong-hee, manajer Pusat Kreasi Seni Jalanan Seoul, dikutip dari The Straits Time.
"Jadi kami mendapatkan ide yang berbeda untuk mencoba membuat acara inidan opsi drive-in dipilih karena dianggap sebagai ide yang paling aman." jelas Cho.
Setiap gelaran, memungkinkan 30 mobil untuk parkir di depan panggung, selain itu pertunjukan juga disiarkan online secara gratis.
Minimnya interaksi dengan penonton menjadi tantangan baru bagi para pengisi acara.
"Saya harus membayangkan ulang dan memikirkan kembali cara-cara baru untuk melakukan penampilan saya," kata Lee Sung-hyung, seorang pemain sirkus.
Penonton bertepuk tangan dan membunyikan klakson mobil saat para pemain akrobat diayunkan ke atas panggung raksasa.
Di antara ribuan penonton, Yu Hye-jin mengatakan dia puas dengan format pertunjukan sirkus yang sangat berbeda.
Baca Juga: Korea Selatan Siapkan Dana Rp 2 Triliun Lebih untuk Vaksin Covid-19
"Saya pikir menonton pertunjukan di mobil itu bagus," katanya Yu.
"Saya pikir itu bisa dilakukan di masa depan, dengan pertunjukan lain seperti musikal." tambahnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Nadiem Makarim Tantang Audit BPKP di Sidang Banding, Minta Hakim Periksa Ulang Bukti
-
Prabowo dan PM Thailand Sepakati Kemitraan Strategis Baru, Fokus Pangan hingga Energi
-
Jangan Korbankan Nyawa Demi Target! BGN Didesak Usut Tuntas Keracunan Massal MBG di Semarang
-
Trauma Kolektif: Pagar Tinggi Mal Ingatkan Warga pada Kerusuhan Agustus
-
Kasus Bayi Dijual Rp20 Juta Belum Tuntas, Polisi Didesak Usut Sosok Pemberi Uang
-
Dipukul Balok Kayu, Wanita di Palembang Gagalkan Aksi Begal hingga Pelaku Ditangkap
-
Dua Kata Tijjani Reijnders Usai Timnas Indonesia Dibantai Vietnam 0-3
-
Ingin Rumah Terasa Lebih Elegan? Tren Interior Kini Mengandalkan Permainan Cahaya dari Keramik
-
Haykal Ungkap Hal yang Bikin Tak Nyaman di Palembang, Pengemis hingga Sungai Jadi Sorotan
-
Kreativitas Generasi Muda Indonesia Berbuah Manis, Ribuan Pelajar Sukses Bangun Bisnis