Suara.com - Penyanyi kondang Indonesia, Krisdayanti memang diketahui telah memilih terjun ke dunia politik. Krisdayanti resmi menjadi anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) setelah dilantik pada tanggal 1 Oktober 2019 lalu. Berikut profil Krisdayanti selengkapnya.
Anggota DPR kini sedang disorot perihal pengesahan Omnibus Law UU Cipta Kerja pada Senin (5/10/2020). UU Cipta Kerja tersebut dianggap menyusahkan para pekerja sehingga memicu kontroversi.
Nama Krisdayanti pun ikut diperbincangkan, lantaran dirinya sudah setahun bertugas menjadi wakil rakyat. Wanita yang akrab disapa KD ini pun kerap membagikan momen ketika dirinya bertugas di Senayan. Penasaran seperti apa? Simak profil Krisdayanti di bawah ini.
Krisdayanti lahir pada tanggal 24 Maret 1975 di Batu, Jawa Timur dari pasangan Trenggono dan Rachma Widadiningsih. Menurut ayahnya, nama Krisdayanti diambil dari bahasa Jawa yaitu "kris" yang berarti pusaka dan daya yang berarti kekuatan, sehingga Krisdayanti adalah pusaka yang punya kekuatan.
Penyanyi ini memiliki seorang kakak perempuan, yaitu Yuni Shara yang juga seorang penyanyi. Selain itu, dirinya juga memiliki seorang adik perempuan berlainan bapak, yaitu Kartika Sari.
Latar Belakang Keluarga Krisdayanti
Krisdayanti dibesarkan dalam keluarga yang kurang mampu. Kedua orang tuanya bercerai saat dirinya masih berusia dua tahun. Darah seni yang melekat dalam diri Krisdayanti didapatkan dari ayahnya yang merupakan seorang pelukis dan seniman keroncong.
Bersama Yuni Shara, Krisdayanti sudah senang tampil bernyanyi dan menari sejak kecil. Karena kelincahannya saat bernyanyi tersebut, orang-orang di kampungnya menyebut Krisdayanti seperti boneka India.
Baca Juga: Saat Buruh Demo UU Cipta Kerja, Krisdayanti Datang ke Serang, Curhat Sedih
Sejak kecil, Krisdayanti juga sering menjuarai berbagai lomba bernyanyi. Tidak heran jika setelah perjalanan panjangnya, dirinya menjadi seorang Diva Indonesia.
Perjalanan Karier Politik Krisdayanti
Krisdayanti sempat hampir menjadi calon legislatif dari Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) pada Pemilu 2014.
Tapi sekarang, Krisdayanti akhirnya resmi maju sebagai calon anggota DPR RI pada Pemilu 2019 dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P). Dirinya mewakili daerah kelahirannya yaitu Daerah Pemilihan (Dapil) Jawa Timur V yang meliputi Kabupaten Malang, Kota Malang, dan Kota Batu.
Berdasarkan hasil rekapitulasi pemilihan umum legislatif untuk DPR RI yang dilakukan KPUD Jawa Timur pada 14 Mei 2019 lalu, Krisdayanti merupakan salah satu caleg yang terpilih sebagai anggota DPR RI periode 2019-2024, mewakili Daerah Pemilihan Jawa Timur V, dengan mengumpulkan sebanyak 132.131 suara sah.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Ogah Pasang AC? Ini 4 Rekomendasi Air Cooler yang Murah, Hemat Listrik, dan Cepat Dingin
- 5 Sepatu Running Lokal yang Anti Licin dan Senyaman Skechers, Harga Cuma Rp200 Ribuan
- 8 Sunscreen di Indomaret untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review
- 7 Pilihan HP Murah Terbaik Harga 1 Jutaan Juli 2026: NFC hingga Baterai 7000 mAh
- 4 Moisturizer di Alfamart untuk Hempas Flek Hitam Berdasarkan Review Pengguna
Pilihan
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
Terkini
-
Bandara Husein Sastranegara Diaktifkan Lagi, Pelaku Wisata Lembang Yakin Turis Asing Bakal Membludak
-
Pemkot Depok Usul Lima Rute Baru Transjabodetabek
-
DPR MInta Usut Tuntas Dugaan Penyekapan Perempuan oleh Oknum Polisi di Jawa Tengah
-
Penyusunan Raperda Perlindungan Tenaga Kerja Informal Jateng Perlu Dipercepat
-
Pengungsi WNA di Setiabudi, Pramono Anung Akan Tertibkan Fasilitas Publik yang Disalahgunakan
-
KPK Dalami Keterangan Bupati Kuansing soal Dugaan Amplop untuk Menhut Raja Juli
-
3 Pimpinan BGN Dilaporkan ke Ombudsman, Diduga Rangkap Jabatan di BUMN
-
KPK Sita Uang Rp1,22 Miliar Valas hingga 55 Kg Logam Diduga Platinum
-
Hadiri Pelantikan Srikandi Jaga Desa, Hashim Djojohadikusumo Tekankan Pentingnya Peran Perempuan
-
Kenakan Rompi Oranye KPK, Bupati Langkat Syah Afandin Bantah Sudah Tahu Ada OTT