Nishimura mengatakan dia memutuskan untuk keluar setelah menghabiskan waktu belajar di Amerika Serikat dan mulai bekerja sebagai make-up artis.
Sang biksu belum menerima reaksi keras dari dalam komunitas Buddhisnya, meskipun dia mengatakan terkadang menerima komentar dan pesan yang mengejeknya di media sosial.
Terlepas dari sikap konservatif yang tersebar luas, undang-undang Jepang tentang masalah LGBT + relatif liberal dibandingkan dengan negara-negara lain di Asia, dengan seks gay legal sejak 1880.
Tetapi meskipun sekitar dua lusin kota, kota kecil, dan kelurahan mengeluarkan sertifikat kemitraan sesama jenis, para aktivis hak LGBT+ mengatakan mereka tidak memiliki kedudukan hukum dan prasangka tetap ada.
Hal itu mendorong Nishimura untuk menulis bukunya, yang menceritakan peralihannya dari perasaan kesepian dan rendah diri menjadi seperti sekarang ini.
Ia berharap ceritanya dapat meningkatkan kesadaran dan memicu diskusi tentang masalah hak LGBT+. "Begitu orang mulai belajar tentang keragaman, hukum (untuk hak LGBT +) akan mengikuti," katanya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- Warga Teror Pekerja Stadion Sudiang, Pembangunan Tribun Selatan Terpaksa Ditinggalkan
- 5 Pilihan HP Samsung RAM 12 GB Agustus 2026, Performa Ngebut Anti Lag
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
5 Rekomendasi Bedak Ringan untuk Remaja Sekolah yang Hasilnya Natural dan Tidak Dempul sesuai Review
-
Rekam Jejak Jebolan Liga India yang Jadi Pelatih Anyar Bhayangkara FC Gantikan Paul Munster
-
Kata BMKG, Penurunan Kualitas Udara Pekanbaru Bukan karena Karhutla
-
KMP Putri Yasmin Terbakar, 212 Orang Dievakuasi, SAR Masih Cari Korban
-
Bos BI Berganti, Grace Natalie PSI Tegaskan Independensi Institusi Tak Boleh Goyah
-
DPRD DKI Soroti Izin Penjualan Miras di Festival Musik, Buntut Kasus Viral The Sounds Project
-
Bosan Lari Gitu-Gitu Aja? Coba 5 Spot Jogging di Jogja Ini, Suasananya Asri Banget!
-
Luas Karhutla Riau Capai 15 Ribu Hektare Selama Januari-Juli 2026
-
Proyek LRT City Masih Belum Jelas, Dony Oskaria Turun Tangan
-
Petani Tebu Tetap Raih Cuan, Hasil Panennya Diserap Pabrik Gula