Suara.com - Sekelompok anak-anak terekam video sedang bermain simulasi demonstransi. Bahkan bocah-bocah yang berperan sebagai polisi terlihat memakai tameng polisi.
Video anak-anak main simulasi demo ini viral di Twitter. Misalnya seperti dalam unggahan akun @flutulangs, Kamis (15/10/2020).
Dalam video berdurasi 29 detik itu memperlihatkan beberapa anak yang berperan menjadi demonstran dan polisi. Bocah yang menjadi polisi terlihat membawa tameng hitam yang tertulis "polisi".
Terlihat ada lima bocah yang duduk di balik tameng hitam dan diletakkan berjajar. Formasi mereka tampak seperti polisi huru-hara yang mengamankan kerusuhan.
Sementara itu, anak-anak lain yang berperan sebagai demonstran juga sesekali menendang tameng tersebut. Ada juga beberapa anak yang melempari kerikil ke arah tameng.
Mereka yang jadi polisi tak diam saja saat dilempar kerikil. Salah satu anak sambil membawa tameng kemudian berlari dan menyeret bocah pelempar kerikil. Anak lain yang juga jadi polisi ikut melindungi temannya.
Sekelompok anak ini diduga bermain simulasi demo di kompleks kantor polisi. Sebab tidak jauh dari lokasi tersebut tampak sebuah mobil anti huru hara diparkir.
Hingga berita ini diterbitkan belum diketahui waktu pengambilan video viral itu dan lokasi tepatnya. Namun warganet telah memberikan banyak respon di sana.
Terpantau hingga Jumat (16/10/2020) siang, video anak-anak main simulasi demo itu telah ditonton lebih dari 112 ribu kali.
Baca Juga: Bocah 12 Tahun Temukan Fosil Dinosaurus Langka
Warganet pun memberi 482 likes dan 279 retweet. Komentar yang ditulis di sana cukup beragam.
"Acara tv favoritnya pasti berita demo," komentar @adn*******.
"Latihan sejak dini," tulis @k*********.
"Hebatnya negeri ini, kecil-kecil sudah belajar demo," ujar @s********.
"Simulasi demo sejak dini," komentar @b*******.
Simak video anak-anak main simulasi demo selengkapnya di sini.
Berita Terkait
Terpopuler
- Promo Indomaret 12-18 Maret: Sirup Mulai Rp7 Ribuan, Biskuit Kaleng Rp15 Ribuan Jelang Lebaran
- Media Israel Jawab Kabar Benjamin Netanyahu Meninggal Dunia saat Melarikan Diri
- Netanyahu Siap Gunakan Bom Nuklir? Eks Kolonel AS Lawrence Wilkerson Bongkar Skenario Kiamat Iran
- 10 Singkatan THR Lucu yang Bikin Ngakak, Bukan Tunjangan Hari Raya!
- 35 Kode Redeem FF Max Terbaru Aktif 11 Maret 2026: Klaim MP40, Diamond, dan Sayap Ungu
Pilihan
-
Teror Beruntun di AS: Sinagoge Diserang, Eks Tentara Garda Nasional Tembaki Kampus
-
KPK OTT Bupati Cilacap, Masih Berlangsung!
-
Detik-Detik Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast di YLBHI
-
Indonesia Beli Rudal Supersonik Brahmos Rp 5,9 Triliun! Terancam Sanksi Donald Trump
-
Kronologi Lengkap Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast Militerisme
Terkini
-
AS Tawarkan Hadiah Rp169 Miliar untuk Informasi Pemimpin Tertinggi Iran Mojtaba Khamenei
-
Antisipasi Krisis Timur Tengah, Prabowo Pertimbangkan Kebijakan WFH untuk Tekan Konsumsi BBM
-
Polisi Gunakan Scientific Investigation untuk Buru Penyiram Air Keras Aktivis KontraS
-
Komisi III DPR Kecam Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS Andrie Yunus, Minta Polisi Tangkap Pelaku
-
KAI Prediksi Puncak Arus Mudik 15 Maret 2026, Lebih dari 51 Ribu Penumpang Berangkat dari Jakarta
-
KPK Bawa Bupati Cilacap dan Sekda ke Jakarta Usai OTT, 13 Orang Diperiksa Intensif
-
Pesawat Tanker AS Jatuh di Irak, Amerika Sebut Kecelakaan tapi Iran Klaim Ditembak Rudal
-
Kebakaran Hebat di Tambora Jakbar, 25 Rumah Hangus dan 206 Warga Terpaksa Mengungsi
-
Andrie Yunus Disiram Air Keras, Menko Yusril: Pola Serangan Terencana dan Terorganisir
-
Serangan Brutal AS-Israel Sengaja Targetkan Anak-anak, Kemenkes Iran Rilis Data Mengerikan