Suara.com - Seorang kakek yang dipanggil Abah Nandang menyita perhatian publik. Di usia rentanya, ia masih berjuang bertahan hidup dengan menawarkan jasa menimbang berat badan keliling
Kisah haru Abah Nandang itu kemudian diabadikan oleh pengguna TikTok @srikhrsm. Dalam video yang ia buat, ia bertemu Abah Nandang yang sedang menawarkan jasanya menimbang berat badan.
Dengan menenteng sebuah timbangan badan, Abah Nandang berjalan kaki menawarkan jasanya kepada setiap orang yang ia temui.
Tidak ada raut muka kekesalan yang tercermin dalam wajahnya. Sebaliknya, ia selalu mudah menyunggingkan senyum kepada orang-orang di balik kacamata hitamnya.
Ketika @srikhrsm berkunjung ke rumah Abah Nandang, ia begitu terkejut melihat kondisi tempat tinggalnya.
Abah Nandang tinggal di sepetak rumah berbilik kayu. Sebuah ranjang besi dan kasur tipis yang warnanya sudah memudar menjadi alas tidurnya sehari-hari.
Lempengan-lempengan plafotn atap rumahnya pun hanya tinggal beberapa lapis saja yang masih tepasang.
"Ini kondisi rumahnya, beliau tinggal sebatang kara guys. Kotor, lembap, dan gelap," tulis @srikhrsm.
Kendati jasanya sudah mulai sepi peminat, tapi Abah Nandang tetap tak putus asa mencari rezeki halalnya.
Baca Juga: Hidup Sebatang Kara, Kakek Ini Tinggal di Rumah yang Nyaris Roboh
Unggahan itu langsung menarik perhatian warganet. Tak jarang warganet yang ingin membuka donasi untuk Aban Nandang.
"Abahnya strong banget min, cocok jadi contoh buat anak muda zaman sekarang," tulis @fauzipaw28.
"Salut buat abah. Beliau tetap terlihat brsih dan berpenampilan keren biar menarik pelanggan," komentar @rhye050.
"Mungkin bisa didaftarkan di kitabisa.com untuk penggalangan dana, apa kebutuhan beliau saat ini," usul @hafidh.ardani_respectthelocals.
Berita Terkait
-
Hidup Sebatang Kara, Kakek Ini Tinggal di Rumah yang Nyaris Roboh
-
Teknologi Timbangan Berat Badan Ideal dengan Sensor Suara
-
Rutin Timbang Berat Badan, Kunci Tetap Langsing Saat Di Rumah Aja
-
Ditinggal Ayah Nikah Lagi, Bocah di Jogja Jadi Pemulung dan Hidup di Gubuk
-
Kocak Banget, Biar Adil Mie Instan Ini Dibagi Rata Pakai Timbangan
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
Tak Menyerah, Sony Sanjaya Ajukan Justice Collaborator ke LPSK Setelah Ditolak Kejagung
-
Penumpang Pasar Senen Kalahkan Gambir, Tren Perjalanan Kelas Ekonomi Menguat
-
HUT Jakarta ke-499, Pemprov DKI Terima 499 Sertifikat Aset Daerah Senilai Rp 22,2 Triliun
-
Dianugerahi Lencana Emas di Gorontalo, Prabowo Dinilai Berjasa Bagi Petani-Nelayan
-
Prabowo: Saya Tahu Siapa yang Bayar Demo, Pesertanya Ada yang Dibayar Rp 200 Ribu
-
DPR Apresiasi Polda Jabar Tangkap Taufik Hidayat, Pelaku Penyekapan Perempuan di Bandung
-
Kasus Suap Mahasiswa UBK, BEM UMY: Tak Bisa Selesai Hanya dengan Maaf
-
Usut Kasus Silmy Karim, KPK Geledah Kantor Biro Jasa di Bali
-
Dua Kebakaran Serang Duren Sawit Dini Hari, 23 Jiwa Terdampak dan Ratusan Juta Rupiah Ludes
-
KPK Periksa 13 Saksi Kasus Silmy Karim di Jakarta dan Bali, ASN Hingga Swasta Dicecar