Suara.com - Pasangan kandidat Presiden Amerika Serikat (AS) dari Partai Demokrat, Joe Biden dan Kamala Harris, Kamis (5/11/2020) pagi WIB atau Rabu siang waktu setempat, menambah perolehan suara signifikan dari negara bagian Wisconsin dan Michigan, dalam lanjutan proses penghitungan suara Pilpres AS.
Dengan 10 suara elektoral, tambahan dari Wisconsin yang dipastikan lebih awal, menaikkan perolahan sementara Biden menjadi 248 suara. Lantas baru saja, sebagaimana sajian live update The Guardian yang berdasarkan data penghitungan suara The Associated Press (AP), Biden juga ternyata menang di Michigan yang menambah 16 suara.
Itu artinya, penantang incumbent tersebut saat ini sudah mengumpulkan 264 suara elektoral, sedangkan Donald Trump masih 214. Biden tinggal membutuhkan 6 suara untuk mencapai angka 270 sebagai batas kemenangan dalam kontestasi Pilpres AS 2020 ini.
Yang menarik pula, kemenangan di Wisconsin dan Michigan ini jadi pembalikan kekuatan kembali oleh kubu Partai Demokrat atas Partai Republik. Artinya, wilayah yang di Pilpres terdahulu menjadi basis suaranya Republik, ternyata kini bisa dimenangi Demokrat.
Sebelumnya, Rabu sekitar pukul 14.30 WIB, Joe Biden juga tercatat unggul di Arizona, negara bagian yang secara tradisional sebelumnya juga dikuasai Republik. Ini menjadi flip (pengambilalihan kekuatan) pertama dalam pengumpulan suara Pilpres AS kali ini, yang sejauh ini baru bisa dilakukan Demokrat.
Dengan perkiraan jumlah penghitungan suara yang perlahan terus bertambah, kemungkinan dalam waktu dekat wilayah-wilayah seperti Georgia dan North Carolina --yang sementara ini memperlihatkan Trump unggul-- juga diyakini bakal segera diumumkan.
Berikut hasil sementara perolehan suara elektoral Pilpres AS 2020 hingga Kamis (5/11) pukul 06.05 WIB, berdasarkan data dari AP yang disajikan The Guardian:
- Alabama: 9 suara (Donald Trump - Republik)
- Kentucky: 8 suara (Donald Trump)
- North Dakota: 3 suara (Donald Trump)
- Louisiana: 8 suara (Donald Trump)
- Oklahoma: 7 suara (Donald Trump)
- Arkansas: 6 suara (Donald Trump)
- South Carolina: 9 suara (Donald Trump)
- Mississippi: 6 suara (Donald Trump)
- South Dakota: 3 suara (Donald Trump)
- Missouri: 10 suara (Donald Trump)
- Tennessee: 11 suara (Donald Trump)
- Idaho: 4 suara (Donald Trump)
- Indiana: 11 suara (Donald Trump)
- West Virginia: 5 suara (Donald Trump)
- Kansas: 6 suara (Donald Trump)
- Wyoming: 3 suara (Donald Trump)
- Utah: 6 suara (Donald Trump)
- Ohio: 18 suara (Donald Trump)
- Montana: 3 suara (Donald Trump)
- Iowa: 6 suara (Donald Trump)
- Florida: 29 suara (Donald Trump)
- Texas: 38 suara (Donald Trump)
- Nebraska: 5 suara (Donald Trump 4, Joe Biden 1)
- Maryland: 10 suara (Joe Biden, Demokrat)
- Oregon: 7 suara (Joe Biden)
- California: 55 suara (Joe Biden)
- Massachusetts: 11 suara (Joe Biden)
- Colorado: 9 suara (Joe Biden)
- Rhode Island: 4 suara (Joe Biden)
- Connecticut: 7 suara (Joe Biden)
- Delaware: 3 suara (Joe Biden)
- District of Columbia: 3 suara (Joe Biden)
- Vermont: 3 suara (Joe Biden)
- New Hampshire: 4 suara (Joe Biden)
- Virginia: 13 suara (Joe Biden)
- Illinois: 20 suara (Joe Biden)
- New Jersey: 14 suara (Joe Biden)
- Washington: 12 suara (Joe Biden)
- New Mexico: 5 suara (Joe Biden)
- New York: 29 suara (Joe Biden)
- Hawaii: 4 suara (Joe Biden)
- Minnesota: 10 suara (Joe Biden)
- Arizona: 11 suara (Joe Biden)
- Maine: 4 suara (Joe Biden 3, Donald Trump 1)
- Wisconsin: 10 suara (Joe Biden)
- Michigan: 16 suara (Joe Biden)
- North Carolina: 15 suara
- Georgia: 16 suara
- Nevada: 6 suara
- Alaska: 3 suara
- Pennsylvania: 20 suara
Catatan:
- Ada 50 negara bagian +1 wilayah khusus (District of Columbia/DC) yang ikut Pemilu
- Kecuali Nebraska dan Maine, di negara bagian lain peraih suara terbanyak dapat semua suara elektoral
- Jumlah total suara elektoral Pilpres AS: 538 [batas kemenangan 270 suara]
Baca Juga: CAIR: 69 Persen Muslim Amerika Serikat Pilih Joe Biden dari Donald Trump
Berita Terkait
-
Minyak Dunia Semakin Murah, Harga BBM Gimana?
-
Donald Trump Gereget Mau Rudal Fasilitas Nuklir Iran: Sampai Mereka Bilang Tak Tahan Lagi
-
Amerika Gagah di Perang Iran Tapi Lagi Rapuh di Dalam Negeri, Kenapa Bisa Begitu?
-
Apa Tujuan Donald Trump di Perang AS-Iran Hingga Belum Mau Berhenti Menyerang?
-
Donald Trump Ultimatum Iran: Gencatan Senjata atau Kami Hantam Lebih Keras
Terpopuler
- Bawa Kasus Penebangan Pohon ke Jalur Hukum, Farhan Siap Lapor Gubernur Jabar dan KLH
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- 5 Kulkas Mini yang Murah dan Hemat Listrik, Bisa Dipakai di Kamar Kos dan Mobil
- Harta Kekayaan Iptu Setya Budi Dias, Oknum KPK Pemeras Bupati Pemalang
- 5 Sepatu Kasual Nyaman untuk Jalan Kaki di Kota, Ringan dan Empuk Dipakai Seharian
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Akal Bulus Pilot Malaysia Airlines Mohd Saufi bin Othman Lolos dari Jeratan Narkoba, Tapi Gagal
-
Suplai Rudal Patriot Kritis, Pertahanan Udara Ukraina Bobol Hingga Makan Korban Jiwa
-
Puji Setinggi Langit Indonesia di Piala AFF 2026, Tijjani Reijnders Nyesel Lebih Pilih Belanda?
-
Biaya Belanja Bisa Bengkak, Harga Bawang Merah hingga Beras Mulai Merangkak Naik
-
6 Titik Nadi Terbaik untuk Semprot Parfum agar Sillage Maksimal
-
Rusia - Ukraina Saling Tembak Drone dan Rudal, 14 Orang Tewas
-
Rupiah Akhirnya Tembus di Bawah Rp18.000 Pagi Ini, Dipicu Harapan Damai Timur Tengah
-
Bakal Diteror Mitchell Baker, Kiper Vietnam Gemetar: Akui Timnas Indonesia Bukan Lawan Mudah
-
UMKM Mulai Go Digital, Transaksi QRIS Jadi Andalan Dongkrak Penjualan
-
Kabar Duka, Aktor Senior Diding Boneng Meninggal Dunia