Suara.com - Tak melulu membuat mahasiswanya merasa ngeri, ternyata sejumlah dosen juga punya sisi uniknya tersendiri.
Karakter itu terlihat selama kuliah online yang membuat mahasiswa dengan mudah meng-capture percakapan dan tingkah lucu para dosen mereka di grup kelas dan membagikannya ke sosial media.
Mulai dari dosen yang terlalu bersemangat mengisi kelas hingga dosen yang pandai merangkai kata-kata untuk para mahasiswanya.
Menghimpun unggahan dari akun Twitter @collegemenfess, berikut adalah beberapa tingkah lucu dosen selama pembelajaran online yang telah dirangkum Suara.com.
1. Standby dua jam sebelum kuliah dimulai
Dosen satu ini tampaknya begitu bersemangat mengajarkan mata kuliah Analisis Wacana. Ia sudah bersiap di depan komputernya sejak pukul 07.17, padahal kelas baru akan dimulai pukul 09.10.
"Assalamualaikum. Mohon maaf anak-anakku. Sekadar info bahwa saya sudah standby di depan laptop sejak pukul 07.17 dengan maksud hati memberikan kuliah Analisis Wacana yang ternyata pukul 09.10 s.d. 10.40. Oh mai gooooottt," tulis dosen tersebut lewat grup kelas.
2. Tidak mau dipanggil 'Pak'
Biasanya mahasiswa akan menghormati dosen mereka dengan panggilan 'Bapak' atau 'Ibu'. Namun dosen satu ini justru ingin dirinya dipanggil dengan sebutan kerajaan seperti 'Raja' atau 'baginda'.
Baca Juga: Dosen UMI Kembangkan Aplikasi Pendeteksi Gula Darah Tanpa Harus Ambil Darah
"Dosenku enggak mau dipanggil 'Pak', maunya dipanggil 'raja', 'lord', 'king' baginda', pokoknya begitu," curhat akun @outrotearrrs__.
Ia pun menunjukkan bukti salah satu percakapan ketika seorang mahasiswa memanggil dosen mereka dengan sebutan 'raja'.
3. Terlalu bersemangat pakai kamera
Lantaran takut suaranya tak terdengar dengan jelas, dosen satu ini sampai bersemangat mendekatkan kepalanya ke laptop. Alhasil, tampilan layar pun hanya menampakkan hidungnya saja.
Sadar tampilannya selama kuliah online terlihat jelek, si dosen pun meminta maaf melalui grup WhatsApp kelas.
"Teman, ternyata tadi saya terlalu dekat dengan kamera ya. Huaa. Maafkan kalian hanya melihat hidung saya. Maafkan karena saya terlalu bersemangat sekaligus takut suara saya tidak terdengar jelas hehehe. Malu saya," tulis dia.
Berita Terkait
-
Dosen UMI Kembangkan Aplikasi Pendeteksi Gula Darah Tanpa Harus Ambil Darah
-
Menjadi Mahasiswa Baru dalam Kemelut Pandemi Covid-19
-
Kuliah Online Bangkitkan Rasa Rindu Aktivitas di Kampus
-
Wibu Garis Keras, Mahasiswa Ini Ketahuan Nonton Anime saat Kuliah Online
-
Jalani Kuliah Online, Agatha Chelsea Sampai Stres
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
Terkini
-
Misteri Formasi Tak Lazim Drone Iran, Kesaksian Pilot F-15 Bikin Geger
-
Wacana Ekspor Satu Pintu Dinilai Berpotensi Perkuat Posisi Indonesia di Tengah Persaingan Global
-
Warga Sipiongot Senang Karena Jalan Diaspal Setelah Puluhan Tahun
-
Skandal Korupsi Kuota Haji: KPK Cecar Eks Dirjen PHU Hilman Latief Soal Modus Bagi-bagi 50 Persen
-
Masuk RS Polri Gegara Sakit Saluran Pencernaan! Penahanan Gus Yaqut Dibantarkan
-
Eks Plt Direktur PU Ditahan! Terima Suap BUMN dan Rekayasa Proyek Fiktif Rp16 Miliar
-
3 Tahun dalam Penyiksaan: Bagaimana Penyekapan YTR Bisa Luput dari Pantauan Sekitar?
-
Sasaran Turis Bali! 18 Kg Ganja Asal Amerika-Rusia Diselundupkan Lewat Trik Kompartemen Koper
-
Ditanya Nyesal Ikut Pilpres 2024, Anies Balik Tanya Publik: NyeseI Tak Memilih Saya?
-
Usut Dalang Pembagian Kuota Haji 50:50, Eks Dirjen PHU Kemenag Dicecar KPK