Suara.com - Angkatan Udara AS mendakwa seorang perwira bintang dua atas pelecehan seksual yang dilakukan pada warga sipil. Menyadur USA Today Rabu (11/11), korban juga bukan anggota Departemen Pertahanan.
Mayor Jenderal Angkatan Udara William Cooley didakwa dengan satu tuduhan penyerangan seksual pada Agustus 2018. Ia diduga merayu secara seksual, seperti mencium dan menyentuh seorang wanita.
Cooley akan menghadapi sidang pendahuluan Pasal 32, serupa dengan grand jury sipil, pada 27 Januari, di mana seorang hakim militer senior akan meninjau dakwaan tersebut.
Hakim kemudian bisa memutuskan untuk mengirim kasus tersebut ke pengadilan militer.
Pengacara Cooley, Daniel Conway membantah tuduhan tersebut dan mengatakan Angkatan Udara tidak memiliki bukti yang mendukung.
Conway juga mengatakan pesan suara dari para saksi bisa menjadi bumerang bagi para penuduh.
"Pada 27 Januari, kami bermaksud untuk menunjukkan bahwa Jenderal Cooley tidak bersalah menggunakan kata-kata penuduh itu sendiri untuk melawan pemerintah," kata Daniel Conway.
Sementara itu pengacara korban, Ryan Guilds berharap kebenaran akan.
"Korban tahu apa yang terjadi, bukti apa yang akan ditunjukkan, dan apa yang dilakukan terdakwa, kata Ryan Guilds.
Baca Juga: Pesawat Angkatan Udara Ukraina Jatuh saat Latihan, 22 Orang Tewas
Berdasarkan investigasi USA Today tahun 2017, ditemukan bahwa sejak 2013 penyelidik telah mendokumentasikan setidaknya 500 kasus pelanggaran serius di antara para jenderal, laksamana, dan warga sipil senior.
Hampir setengah dari kasus tersebut melibatkan penyimpangan pribadi atau etika, termasuk perzinahan, pelecehan seksual, dan penyerangan.
Perzinahan adalah kejahatan menurut hukum militer dan kasus Cooley adalah yang terbaru di antara serangkaian perwira senior di seluruh layanan yang akan dituduh atau dijatuhi sanksi atas pelanggaran seksual.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
Terkini
-
Bertemu Prabowo 2,5 Jam, Mahfud MD Blak-blakan Soal 'Penyakit' di Tubuh Polri
-
Bukan Misi Rahasia! BAIS TNI: Motif Anggota Siram Air Keras ke Andrie Yunus karena Sakit Hati
-
KPK Cecar Fadia Arafiq Soal Penukaran Valas yang Diduga dari Hasil Korupsi
-
Kena Penggusuran, Belasan Penghuni Rumdis PAM Jaya Benhil Dapat Rp50 Juta dan Rusun Gratis
-
Niat Mulia Berujung Duka: Pria Berbaju Koko Tewas Dihantam KRL Saat Lerai Tawuran di Duren Sawit
-
Alibi Janggal Anggota BAIS Penyiram Air Keras Andrie Yunus saat Diinterogasi Atasan
-
Serangan Israel ke Lebanon Selatan Tewaskan 2.702 Orang, Lukai Ribuan Warga Sipil Sejak Maret
-
Mendagri: Penghargaan Daerah Jadi Instrumen Tampilkan Kinerja Nyata Kepala Daerah
-
Jadi Tersangka, Pengemudi Pajero Sport Penabrak Pedagang Buah di Kalimalang Tak Ditahan
-
Donald Trump akan Bahas Taiwan dengan Xi Jinping di Beijing