Suara.com - Di setiap sekolah, baik negeri maupun swasta, biasanya ada yang namanya Guru Bimbingan dan Penyuluhan (BP).
Guru BP bertugas untuk membantu siswa untuk mengatasi berbagai masalah belajarnya supaya bisa belajar dengan lebih efektif.
Selain itu, guru BP juga menjadi tempat curhat bagi setiap siswa yang memiliki masalah selain belajar misalnya tentang kesehatan mental.
Meski di setiap sekolah ada guru BP, namun sebuah curhatan tentang guru BP dari seorang warganet viral di media sosial.
Curhatan warganet bernama Tejoyy tersebut mengungkap perbedaan antara guru BP di sekolah swasta dan sekolah negeri.
"Di swasta= kalo ada problem cerita ke bp dan dikasih saran terus mereka peduli mental health. Di negeri= cerita ke bp besoknya nyebar di ruang guru lol," tulis Tejoy dikutip Suara.com, Rabu (18/11/2020).
Curhatan tersebut semakin ramai diperbincangkan warganet setelah diunggah akun Twitter @AREAJULID.
"Valid ngga menurut kalian?" kata Area Julid bertanya kepada warganet.
Atas pertanyaan itu, ribuan jawaban dari warganet membanjiri kolom komentar kicauan Area Julid perihal perbedaan guru BP.
Baca Juga: Belanja Online, Begini Penampakan Teras Rumah Warganet saat Ditinggal Pergi
"Gak juga sih nder, aku swasta tapi tidak seperti itu," balas warganet dengan akun @cucolo***
"Guru swasta doyan gosip, kakak gue jadi korban. Sampai nangis juga pernah," ungkap warganet lainnya dengan nama akun @duta_****
"Sama aja sih aslinya di swasta maupun di negeri. Kembali ke gurunya sendiri kayak gimana," timpal akun @ZPoe***
Hingga artikel ini dibuat unggahan Area Julid yang memantik perdebatan publik itu telah dilihat disukai hingga 24 ribu lebih pengguna Twitter.
Kalau di sekolah Anda bagaimana?
Berita Terkait
-
Sehari Menikah, Wanita di Malang Syok Suaminya Ternyata Perempuan
-
Kisah Desi dan Aini: Saat Idealisme Guru Bertemu Tekad Baja Sang Murid
-
Terlapor Dijadikan Mesin ATM, Sisi Lain Kasus Pernikahan Sesama Jenis di Malang
-
Membuka Akses Lebih Luas: Peran SIS dalam Menghadirkan Pendidikan Internasional di Indonesia
-
Kisah Pilu Bayi 4 Bulan Meninggal usai Dibiarkan 2 Jam Menangis
Terpopuler
- Intip Kekayaan Ida Hamidah, Pimpinan Samsat Soetta yang Dicopot Dedi Mulyadi gara-gara Pajak
- Dicopot Dedi Mulyadi Gegara KTP, Segini Fantastisnya Gaji Kepala Samsat Soekarno-Hatta!
- 6 HP Snapdragon Paling Murah RAM 8 GB untuk Investasi Gadget Jangka Panjang
- Sabun Cuci Muka Apa yang Bagus untuk Atasi Kulit Kusam? Ini 5 Pilihan agar Wajah Cerah
- 5 HP Infinix Termurah dengan Fitur NFC yang Canggih, Mulai Rp1 Jutaan
Pilihan
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
-
Buat Kaum dengan Upah Pas-pasan, Nabung dan Investasi Adalah Kemewahan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
Terkini
-
Dasco: Bupati Tulungagung yang Kena OTT KPK Bukan Gerindra, Wakilnya Baru Kader
-
Pesan Menohok Foke soal Beasiswa LPDP: Anak Betawi Nilainya Harus 11 untuk Bisa Jadi Tuan di Jakarta
-
Ratusan Dapur MBG Di-Suspend! BGN Temukan Masalah Serius dari Menu hingga Higiene
-
Lebaran Betawi 2026 Meriah di Lapangan Banteng, Pramono: Ini Identitas Asli Jakarta
-
Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus, Komnas HAM Tunggu Izin Panglima TNI Periksa 4 Prajurit
-
Fakta Baru OTT di Tulungagung: Adik Bupati Juga Ikut Diamankan KPK
-
Proyek Dikebut! Stasiun JIS Siap Beroperasi Juni 2026, Warga Bisa Naik KRL Langsung ke Stadion
-
Terungkap! OTT KPK di Tulungagung Diduga Terkait Skema Pemerasan
-
OTT KPK Tulungagung: 13 Orang Dibawa ke Jakarta, Bupati Ikut Diperiksa
-
Bupati Tulungagung Kena OTT KPK, Uang Ratusan Juta Ikut Disita