Suara.com - Ulama Kalimantan Selatan Asmuni atau akrab disapa Guru Danau mengimbau para tokoh agama agar tidak terlibat politik praktis dan menyampaikan materi ceramah yang tidak memecah belah umat serta persatuan bangsa.
"Saya sendiri tidak pernah ikut berpolitik, bukan tidak pernah lagi, bahkan saya tidak mau," kata Guru Danau, Selasa (24/11/2020).
Guru Danau juga mengajak semua kalangan menjaga situasi Kamtibmas tetap kondusif dan mendukung segala program pemerintah daerah, salah satunya dengan menaati protokol kesehatan.
Dia juga mengimbau masyarakat untuk selalu menaati protokol kesehatan.
"Selalu memakai masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak," ujarnya.
Guru Danau berharap imbauan ini bisa dipedomani oleh masyarakat, khususnya di Kabupaten Hulu Sungai Utara agar terwujud masyarakat dan negara yang Thayyibatun Warabbun Ghafur sesuai tuntunan Al Quran dan Sunah Nabi.
Imbauan ini disampaikan Guru Danau saat menerima kunjungan silaturrahim dari tokoh pemuda di Kabupaten Hulu Sungai Utara, Musa Alhadi di kediamannya.
Musa Alhadi yang juga mantan Ketua GP Anshor periode 2015-2019 turut mendoakan agar Guru Danau selalu dalam kondisi sehat sehingga bisa terus mengayomi umat.
Musa yang juga Wakil Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama Kabupaten Hulu Sungai Utara mendukung imbauan Guru Danau agar menjadi pedoman khususnya dalam menjaga situasi kamtibmas jelang pilkada.
"Selalu kita doakan beliau agar selalu sehat sehingga dapat membimbing dan mengayomi Umat Islam khususnya untuk selalu sejuk dan damai," katanya. [Antara]
Tag
Terpopuler
- Janji Ringankan Kasus, Oknum Jaksa di Banten Ancam Korban Bayar Rp2 Miliar atau Dihukum Berat
- 5 HP Murah Terbaru Lolos Sertifikasi di Indonesia, Usung Baterai Jumbo hingga 7.800 mAh
- 6 Bedak Tabur Tahan Air, Makeup Tetap Mulus Meski Keringatan Seharian
- 69 Kode Redeem FF Max Terbaru 14 April 2026: Ada Skin Chromasonic dan Paket Bawah Laut
- Misteri Lenyapnya Bocah 4 Tahun di Tulung Madiun: Hanya Sekedip Mata Saat Ibu Mencuci
Pilihan
-
Jateng Belum Ikut-ikut Kebijakan KDM, Bayar Pajak Kendaraan Masih Pakai KTP Pemilik Lama
-
Ketua Ombudsman RI Hery Susanto Jadi Tersangka Kejagung, Tangan Diborgol
-
Bukan Hanya soal BBM, Kebijakan WFH Mengancam Napas Bisnis Kecil di Magelang
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
Terkini
-
Bahlil Lapor ke Prabowo, Pasokan Minyak Rusia untuk RI Masuk Tahap Akhir
-
Penampakan Duit Rp11 Miliar yang Disita Kejagung dari Kantor Produser Film Agung Winarno
-
BGN Prioritaskan Motor Listrik untuk Wilayah Terpencil
-
Duel Maut Lawan Beruang: Petani Karet di OKU Luka Parah hingga Dilarikan ke RS
-
Kejagung Sita Uang Tunai dan Emas di Kantor Tersangka TPPU Zarof Ricar
-
Amerika Serikat Siapkan 10.000 Tentara Tambahan Antisipasi Perang Lanjutan Melawan Iran
-
Kasus Dugaan Pelecehan Seksual di UBL Memanas, Dosen Terduga Pelaku Laporkan Balik Mahasiswi
-
Walhi Soroti Pertemuan Satgas PKH dengan Gubernur Sherly Tjoanda, Ada Apa?
-
RUU Pemilu Jadi Tarik Ulur: Demokrat Nilai Tak Perlu Buru-Buru, Golkar Minta Segera Dibahas
-
Israel Diserang Jutaan Lebah, Warga Zionis Ketakutan Yakin Itu Kiriman dari Tuhan