Suara.com - Media sosial diramaikan dengan video pengamen yang kabur gegara salah mengamen. Si pengamen justru meminta uang ke sebuah mobil berisi petugas Satpol PP.
Video tersebut diunggah oleh akun Instagram @receh.id. Dalam video singkat yang dilihat Suara.com, Selasa (24/11/2020) itu, tampak sebuah mobil sedang mengantre menunggu lampu hijau.
Tiba-tiba datang dua pemuda, satu diantaranya membawa gitar. Mereka berniat mengamen di mobil tersebut.
Baru si pengamen tersebut bersiap menyanyi sambil bertepuk tangan, ia terkejut ketika si sopir membuka kaca mobilnya.
Tampak petugas Satpol PP dengan seragamnya duduk di kursi depan menatap pengamen itu.
Sontak si pengamen langsung mundur dan kabur melarikan diri. Mereka tak jadi mengamen di mobil tersebut.
Sementara si perekam video justru menertawakan ekspresi panik dua pengamen tersebut.
Video tersebut tersebut langsung viral di media sosial dan ramai diperbincangkan publik.
Banyak warganet kesal dengan si perekam video yang justru menjadikan dua pengamen itu sebagai bahan konten. Mereka menilai pera penumpang di mobil tersebut bersikap keterlaluan karena telah menertawakan si pengamen itu.
Baca Juga: Ibu Ini Jualan Tas Custom Gambar Foto Selfie, Netizen: Biar Nggak Dicuri?
"Terus ngerasa jago gitu?" ungkap @indrapgunarto
"Baru tiga keprokan belum intro," kata @pedetkool.
"Perut lapar, duit kagak dapet, malu iya, eh malah dikontenin," ujar @wardanuttz.
"Kasihan padahal, kasih saja duit buat dia makan," ucap @munamywt.
Meski demikian, tak sedikit pula warganet justru menyoroti sopir mobil tersebut yang terlihat tidak mengenakan sabuk pengaman saat berkendara. Publik beramai-ramai menegur si sopir agar tak semena-mena menyalahi aturan.
"Pak sabuknya dipakai dong nanti ditilang, eh salah deh tilang berlaku cuma buat warga biasa bukan polisi," ungkap @ftrhdd.
"Itu sopirnya enggap pakai sabuk pengaman kah?" tutur @putratojiri_.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan
-
Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km
-
Fadli Zon Dorong Cerita Rakyat Jadi Gerakan Nasional, Bukan Sekadar Warisan Budaya
-
KPK Cecar Eks Sekjen MPR Maruf Cahyono Soal Bukti-Bukti Gratifikasi Rp17 Miliar
-
Gus Ipul Ajak SP2MI Ambil Peran di Program Sekolah Rakyat
-
19 Ribu Anak Garut Putus Sekolah, Bupati 'Todong' ASN hingga Pengusaha Jadi Orang Tua Asuh!
-
Riset Ungkap Skema Hibah dan Pinjaman Lunak Paling Efektif Danai PLTS Komunitas
-
Hari Pelaut Sedunia, Pelindo Dukung Potensi Ekonomi di Selat Malaka
-
Prabowo Percepat Pengembangan Mobil Nasional hingga Farmasi, Kampus Diminta Kejar Kebutuhan SDM
-
Geledah Kantor BKP Sumsel, KPK Temukan Bukti Upaya Ubah Opini WTP Usai Bupati Muara Enim Kena OTT