Suara.com - Momen tumpahnya air mata seorang ayah yang belum bisa bersua kembali dengan sang buah hati karena pandemi corona viral di media sosial.
Video rekaman momen yang sarat akan nafas kerinduan tersebut dibagikan oleh pengelola akun Instagram @tante_rempong_official, Senin (7/12/2020).
Dalam video itu, terlihat seorang ayah tengah berbincang-bincang dengan anaknya, tetapi hanya lewat ponsel saja.
Sebab, keduanya belum bisa bertemu lantaran pandemi corona masih melanda. Sang buah hati yang menetap di pesantren belum bisa kembali ke rumahnya.
Rindu seperti sudah di ubun-ubun, sang ayah tampak sangat ingin anak gadisnya pulang untuk mengobati 'sakit kangennya'.
"Gak kasihan bapak kah?" ujar ayah tersebut.
"Kasian," balas sang anak dari ujung ponselnya.
Setelahnya, anak itu menerangkan alasannya belum bisa pulang. Bukan karena tidak rindu, kondisi pandemi lah yang membuat mereka belum bisa bertemu.
"Masih corona," kata sang anak.
Baca Juga: Psikolog: Prostitusi Anak Muncul karena Gaya Hidup Hedonisme
"Gak boleh pulang?" tanya ayah lagi.
"Heem," timpal anaknya.
Kemudian sang ayah mulai mengeluarkan jurus perhatiannya dengan bertanya apakah sudah belajar, makan, dan apa sudah hendak tidur. Sebab, kala mereka berkomunikasi, waktu sudah menginjak malam hari.
Singkat cerita, mereka harus mengakhiri komunikasi daringnya. Saat itu, isak tangis sang ayah pecah tak terkira.
Dalam video itu, sang ayah terlihat tak kuasa menahan air mata yang lantas tiba-tiba mengucur begitu saja. Sang anak pun ikut terenyuh dibuatnya.
"Jangan nangis terus," pungkas sang anak.
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Pati Viral Lagi! Anak Bakar Rumah Ortu Gara-gara Tak Diberi Uang Merantau
-
Boni Hargens: Tak Perlu Buat UU Baru, Kompolnas Telah Diperkuat UU Polri Hasil Revisi
-
Kesal Tak Diberi Uang, Pria di Pati Diduga Bakar Rumah Orang Tuanya Sendiri
-
Sopir Truk Penabrak Tokoh Pramuka Herman Resmi Jadi Tersangka, Ini Pengakuannya
-
Disemprot Doktor Ekonomi, Kritik Rieke 'Oneng' Soal Anggaran KemenHAM Dinilai Asal Bunyi
-
Hanya Kirim PDF Tanpa Balasan, Polres Jakpus Jelaskan Soal Aksi BEM UI Tak Ajukan Izin Resmi
-
3 Fakta Dugaan Korupsi MBG: Kejagung Geledah Enam Lokasi, DPR Minta Program Dihentikan
-
Jangan Adu Rakyat vs Rakyat, TB Hasanuddin Tegaskan Komcad Tak Boleh Hadapi Demo Mahasiswa
-
Nasib 21 Ribu Motor Listrik Era Dadan, Jadi Besi Tua atau Dipaksa Jalan Demi MBG?
-
Divonis 13 Tahun Penjara, Sejumlah Pakar Duga Ada Kejanggalan di Putusan Hukum Arief Pramuhanto